DAIRI – Komitmen membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Dairi. Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II di Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, Selasa (11/8/2026).
Yang membuat pembangunan gedung pendidikan tersebut menjadi istimewa, lahan yang digunakan bukan berasal dari pengadaan tanah oleh pemerintah, melainkan merupakan hibah dari keluarga Ujung kepada Pemerintah Kabupaten Dairi.
Tanah tersebut dihibahkan keluarga Ujung pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2026. Beberapa bulan kemudian, lahan itu mulai dimanfaatkan untuk pembangunan sarana pendidikan anak usia dini.
Bagi Pemkab Dairi, hibah tersebut bukan sekadar pemberian sebidang tanah, tetapi merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan.
Bupati Dairi Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada keluarga besar Ujung yang dinilainya telah memberikan kontribusi luar biasa bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Dairi.
Menurutnya, peletakan batu pertama pembangunan gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II akan menjadi bagian dari sejarah perjalanan pendidikan di daerah tersebut.
“Kepada keluarga, semoga semakin bertambah berkat dari Tuhan. Saya bangga kepada keluarga ini dan semoga bisa menjadi cerminan bagi masyarakat Dairi. Semoga lahir putra-putri Dairi yang berkarakter dan beriman dengan hadirnya gedung ini,” kata Vickner.
Hibah Tanah Jadi Investasi untuk Generasi Dairi
Vickner menilai pembangunan fasilitas pendidikan anak usia dini memiliki arti penting karena pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini.
Menurutnya, keberadaan gedung yang lebih representatif diharapkan mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak, sekaligus mendukung para tenaga pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Pembangunan Gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II diharapkan tidak hanya menghasilkan sebuah bangunan fisik, tetapi menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Dairi.
Karena itu, Bupati meminta seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara baik, tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia berharap gedung tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Pembangunan ini kita harapkan dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu, sesuai ketentuan, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Vickner.
Keluarga Ujung: Kami Ingin Menjadi Bagian dari Sejarah
Mewakili keluarga Ujung, Delphi Ujung mengaku bangga karena proses hibah tanah hingga dimulainya pembangunan gedung sekolah tersebut dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, keluarga Ujung merasa menjadi bagian dari sebuah proses penting dalam pembangunan pendidikan di Desa Kalang Simbara.
“Pembangunan akan berlangsung, kita menjadi saksi sejarah atas proses yang telah kita saksikan bersama. Terima kasih kepada Pemkab Dairi, ini salah satu wujud nyata untuk mendukung program pembangunan di bidang pendidikan. Semoga lahir generasi emas dari Desa Kalang Simbara,” kata Delphi.
Hibah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah.
Partisipasi masyarakat, keluarga, tokoh masyarakat maupun pihak swasta juga memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan, terutama ketika diarahkan untuk kepentingan publik.
Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Bangun Pendidikan
Peletakan batu pertama tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun fasilitas pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Dairi diharapkan tidak hanya memastikan pembangunan gedung berjalan sesuai perencanaan, tetapi juga menjamin fasilitas tersebut nantinya dapat menunjang kualitas pendidikan anak usia dini.
Sebab, pendidikan pada jenjang TK merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, kemandirian dan kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Dengan hadirnya Gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II, masyarakat Desa Kalang Simbara dan sekitarnya diharapkan memperoleh akses pendidikan anak usia dini yang lebih baik dan representatif.
Bagi keluarga Ujung, hibah tanah tersebut menjadi bentuk kepedulian yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan lintas generasi.
Sementara bagi Pemkab Dairi, pembangunan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran pemerintah, tetapi juga oleh kuatnya kepedulian dan gotong royong masyarakat.
Peletakan batu pertama pun menjadi awal dari harapan yang lebih besar: dari sebidang tanah yang dihibahkan, akan tumbuh ruang belajar, dari ruang belajar akan lahir generasi baru, dan dari generasi tersebut diharapkan lahir anak-anak Dairi yang berkarakter, beriman, berilmu dan mampu membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, unsur Forkopimda Dairi, Bunda PAUD Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Kepala Dinas Pendidikan Jaspin Sihombing, Camat Sidikalang Mawardi Tumangger, Kepala Desa Kalang Simbara Tetty Pasaribu serta tokoh masyarakat. (Capah)
