-->

Polda Sumut Ungkap Kasus Penembakan Wadan Koti PP Deli Serdang, Enam Orang Diperiksa

Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap perkembangan kasus penembakan Wakil Komandan (Wa

Editor: PoskotaSumut.id author photo


DELI SERDANG – Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap perkembangan kasus penembakan Wakil Komandan (Wadan) Komando Inti (Koti) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deli Serdang, Doni Pacek, yang tewas ditembak di Kecamatan Tanjung Morawa, Minggu (18/10/2026) malam.

Dalam penanganan kasus tersebut, polisi telah memeriksa enam orang yang diduga mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan peristiwa penembakan itu. Salah satunya disebut sebagai pelaku.

"Ada enam orang yang diperiksa dalam kasus penembakan itu, di antaranya ada pelaku," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, Rabu (21/10/2026).

Ferry menjelaskan, penyidik masih mendalami hasil pemeriksaan terhadap keenam orang tersebut. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap identitas eksekutor, peran masing-masing pihak, serta motif di balik penembakan yang menewaskan Doni Pacek.

Namun, juru bicara Polda Sumut itu belum bersedia mengungkap identitas keenam orang yang diperiksa karena proses penyidikan masih berlangsung.

"Kemungkinan besok kasus penembakan itu dirilis ya, rekan-rekan," ujarnya.

Korban Ditembak Saat Mengemudikan Mobil

Sebelumnya, penembakan terjadi di persimpangan tiga Jalan Limau Mungkur, Gang Bidan, Dusun III, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam.

Saat kejadian, Doni Pacek tengah mengemudikan mobil bersama tiga rekannya. Tiba-tiba, orang tidak dikenal melepaskan tembakan yang mengenai bagian leher korban.

Akibat luka tembak tersebut, Doni Pacek meninggal dunia. Sementara itu, dua orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian aparat kepolisian. Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut melakukan penyelidikan hingga perkembangan terbaru mengarah pada pemeriksaan enam orang.

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk dugaan keterlibatan setiap pihak dan motif penembakan. Masyarakat menantikan pengungkapan resmi dari Polda Sumut untuk mengetahui secara jelas siapa pelaku, bagaimana peristiwa itu direncanakan, serta apa yang melatarbelakangi aksi penembakan tersebut.

Share:
Komentar

Berita Terkini