![]() |
| Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, |
MEDAN – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan, Tia Ayu Anggraini, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap yang berencana merevitalisasi seluruh puskesmas di Kota Medan.
Tia menilai, langkah tersebut merupakan bukti nyata keseriusan Pemko Medan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi warga.
“Upaya Pemko Medan untuk merevitalisasi seluruh puskesmas di Kota Medan patut kita dukung. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Tia, Senin (10/11/2025).
Anggota Komisi II DPRD Medan yang akrab disapa Tia itu menjelaskan, Kota Medan memiliki 41 puskesmas yang tersebar di 21 kecamatan. Sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar, seluruh puskesmas memang membutuhkan revitalisasi, baik dari segi fasilitas maupun manajemen pelayanan.
Namun hingga kini, belum ada satu pun puskesmas di Medan yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Karena itu, Tia mendorong Pemko Medan agar menuntaskan target menjadikan seluruh puskesmas berstatus BLUD pada tahun 2026.
“Pemko menargetkan seluruh puskesmas di Kota Medan akan berstatus BLUD tahun depan. Target ini harus tercapai agar revitalisasi fisik bisa segera berjalan sesuai rencana,” tegasnya.
Lebih lanjut, Tia juga menekankan pentingnya pembenahan sumber daya manusia (SDM) di setiap puskesmas. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang optimal tidak hanya bergantung pada fasilitas fisik, tetapi juga pada kualitas pelayanan para tenaga kesehatan.
“Yang kita butuhkan bukan hanya revitalisasi bangunan, tapi juga revitalisasi SDM. Tidak ada artinya puskesmas berfasilitas lengkap kalau petugasnya tidak melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” kata Ketua PD TIDAR Sumut tersebut.
Ia berharap, upaya revitalisasi yang dilakukan Pemko Medan dapat berjalan beriringan antara peningkatan sarana-prasarana dan pembenahan kualitas tenaga kesehatan.
“Kita ingin puskesmas di Medan benar-benar menjadi tempat pelayanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan komitmennya untuk merevitalisasi seluruh puskesmas setelah semuanya berstatus BLUD.
“Kami berkomitmen, setelah seluruh puskesmas di Kota Medan menjadi BLUD, akan dilakukan revitalisasi menyeluruh agar fasilitas dan pelayanannya semakin baik,” ungkap Rico.
Rico juga menekankan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Saya berharap seluruh tenaga kesehatan memperkuat semangat pelayanan yang cepat, tanggap, dan berorientasi pada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Kota Medan, dr Irliyan Saputra, Sp.OG, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan seluruh puskesmas di Medan sudah berstatus BLUD pada tahun 2026.
“Saat ini belum ada puskesmas di Medan yang berstatus BLUD. Jumlahnya ada 41, dan ditargetkan tahun 2026 semuanya sudah BLUD,” tutup Irliyan.
