-->

Waspada Kosmetik Ilegal dan Vape, Pemprov Sumut Gandeng BBPOM Tingkatkan Pengawasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat sinergi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) dalam pengawasan pe

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat sinergi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) dalam pengawasan peredaran obat dan makanan. BBPOM diharapkan menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat Sumut dari peredaran obat dan makanan yang tidak aman.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, dengan Kepala BBPOM di Medan, Mojaza Sirait, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (6/1/2026).

Sinergi pengawasan obat dan makanan dinilai sangat penting untuk memperkuat perlindungan masyarakat, terutama terkait peredaran obat yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter.

“Semua obat memang harus ada resep dokter. Saya pikir penertiban harus dimulai dari sekarang. Meskipun mungkin membuat sebagian orang tidak nyaman, ini adalah langkah yang baik demi keselamatan masyarakat,” ujar Sulaiman.

Dalam kesempatan itu, Sulaiman juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap pesatnya pertumbuhan industri rumahan yang memproduksi kosmetik dan obat kecantikan. Ia mendorong BBPOM agar lebih kreatif dan responsif dalam memantau penggunaan bahan kimia pada produk kosmetik untuk mencegah risiko kesehatan bagi konsumen.

Selain itu, tren penggunaan rokok elektrik atau vape di kalangan anak muda turut menjadi perhatian serius Pemprov Sumut. Sulaiman menilai perlu dilakukan pengawasan ketat untuk mencegah penyalahgunaan narkotika dalam cairan (liquid) vape.

“Yang saya khawatirkan adalah penyalahgunaan narkoba dalam konsumsi vape tersebut. Kita harus memberikan perlindungan bagi masyarakat melalui sinergi informasi dan kolaborasi antara Pemprov, Dinas Kesehatan, dan BBPOM,” tegasnya.

Ia juga mendorong dilakukannya razia gabungan bersama Dinas Kesehatan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat. “Harapan ke depan, BBPOM menjadi garda terdepan dalam pengawasan obat dan makanan di Sumut,” pungkas Sulaiman.

Sementara itu, Kepala BBPOM di Medan, Mojaza Sirait, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengawal program kerja dari hulu hingga hilir. Salah satu fokus tahun ini adalah pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar sesuai dengan standar keamanan pangan.

Mojaza juga memaparkan beberapa poin penting hasil audiensi, antara lain perlunya kolaborasi dengan Pemprov Sumut terkait imbauan kepada dokter dan apoteker agar penggunaan antibiotik dilakukan secara proporsional dan tidak berlebihan.

Selain itu, BBPOM mendorong sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam memperketat pengawasan peredaran bahan baku obat serta komoditas seperti cengkeh untuk kebutuhan ekspor dan impor. BBPOM juga meminta dilibatkan dalam rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna memberi kontribusi dari sisi pengawasan distribusi barang.

Share:
Komentar

Berita Terkini