-->

Pemkab Dairi Perkuat Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan

Pemerintah Kabupaten Dairi terus memperkuat upaya pencegahan berbagai persoalan sosial yang berdampak terhadap anak dan perempuan melalui kegiatan Per

Editor: PoskotaSumut.id author photo


DAIRI – Pemerintah Kabupaten Dairi terus memperkuat upaya pencegahan berbagai persoalan sosial yang berdampak terhadap anak dan perempuan melalui kegiatan Pergerakan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Program tersebut difokuskan pada pencegahan Kekerasan Terhadap Anak (KTA), Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), hingga pencegahan perkawinan usia anak di lingkungan masyarakat Kabupaten Dairi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (P3A P2KB) Kabupaten Dairi, dr. Nita Sitohang, mengatakan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan ancaman serius yang menjadi tanggung jawab bersama.

“Tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang menjadi tantangan yang harus kita cegah bersama. Harapan kami, seluruh masyarakat ikut menjaga dan memberikan perlindungan kepada anak-anak dan perempuan,” ujar dr. Nita Sitohang.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Persada, Kartika Sianipar, turut memaparkan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Dairi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan maupun eksploitasi terhadap perempuan dan anak.

Melalui sosialisasi dan edukasi yang diberikan, masyarakat mendapatkan pemahaman terkait dampak negatif kekerasan terhadap anak dan perempuan, bahaya perdagangan orang, serta risiko sosial dan kesehatan akibat perkawinan usia dini.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih peduli dan aktif melaporkan apabila menemukan adanya indikasi tindak kekerasan maupun pelanggaran hukum di lingkungan sekitar.

Pemerintah Kabupaten Dairi menilai peran keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lembaga pendidikan sangat penting dalam mencegah terjadinya kasus KTA, KTP, TPPO maupun ABH.

Karena itu, sinergi seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap generasi muda di Kabupaten Dairi.

Melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat ini, pemerintah juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter serta pengawasan terhadap anak-anak sebagai langkah membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masing-masing sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Pemerintah Kabupaten Dairi berharap program Pergerakan dan Pemberdayaan Masyarakat ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan serta mewujudkan Kabupaten Dairi sebagai daerah yang aman, ramah anak, dan bebas dari tindak perdagangan orang.

Share:
Komentar

Berita Terkini