MEDAN - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Hassanudin, memastikan bahwa keberadaan media massa, terutama media cetak, akan terus dinantikan oleh masyarakat untuk dibaca karena media cetak diyakini memiliki segmen pembaca tersendiri, yang membutuhkan informasi.
Hal ini disampaikan Pj Gubernur Hassanudin saat menghadiri sekaligus membuka Workshop Jurnalistik dengan tema "Depth News Era Digital" di Hotel Grand Antares Jalan SM Raja Medan pada Sabtu (21/10). Ia menyatakan, "Peran pers sangat diperlukan dalam menyampaikan informasi, baik itu media cetak yang tetap diminati pembacanya."
Semua pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Sumut Hasmirizal Lubis, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik serta Ketua Umum Serikat Perusahaan Pers Januar P Ruswita, hadir pada acara tersebut. Seluruh media cetak dari berbagai media juga ikut hadir.
Hassanudin berharap, kemitraan pemerintah dengan media, yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus berlanjut. Bahkan, diharapkan dapat ditingkatkan lagi, antara lain dengan menginformasikan berita yang lebih mendalam tentang pembangunan di Sumut.
"Atas nama pemerintah, saya berharap media dapat terus bermitra dengan pemerintah dalam menyampaikan informasi pada masyarakat tentang pembangunan Sumut. Untuk kerja sama dengan pemerintah ini, dapat lebih kita diskusikan dan dicari solusinya ke depan," ucapnya.
Sementara itu, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik mengatakan, sesuai perkembangan zaman yang terus maju, media cetak di Sumut terus mengalami gejolak karena semakin pesatnya perkembangan media di era digital saat ini.
Menurutnya, menghadapi era digital ini, perlu dilakukan pendalaman dalam pemberitaan, agar media cetak dalam menyajikan informasi dapat lebih terinci dan mendetail. Oleh karena itu, diadakanlah workshop jurnalistik yang bertujuan untuk melatih para jurnalis agar lebih mendalam saat menyajikan informasi.
