-->

Viral... Puluhan Baliho ,Minta BUMN Karya "Bayar Hutang Mu" Terpampang di Pinggir di Jalan Kota Medan,

Editor: PoskotaSumut.id author photo

MEDAN - Viral.... Fenomena ratusan Baliho berukuran 2x3  meter berdiri di setiap pinggir  jalan di inti kota Medan, semakin ramai saja. Sebelumnya balio-baliho Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarap dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka yang berdiri di setiap penjuru kota Medan.

Kini muncul lagi puluhan baliho-baliho dengan ukuran yang sama berdiri di setiap sudut jalan di kota Medan.  Kali ini baliho-baliho tersebut datamg dari Komunitas Pengusaha Kontruksi (KPK)  dan Gagah Perkasa Indonesia (GPI),.

Di dalam baliho-baliho tersebut tertulis " BUMN Karya Jangan Jago Kandang", "BUMN Karya Menjajah dan Mematikan Pengusaha Lokal",  "Hey Waskita,!!! Apa Kabar Pekerjaan MYC Rp. 2.7 Trilun dan  "Bayar Hutangmu", .

Disinyalir, Baliho-baliho itu muncul dampak dari Kekecewaan para pengusaha - penguaaha lokal di bidang kontruksi yang tidak dilibatkan dalam proyek-proyek raksasa di Sumatera Utara diantaranya,  proyek MYC Rp. 2.7 Triliun dan perombakan Stadion Teladan. 

"Proyek-proyek raksasa itu semua diberikan kepada BUMN Karya, dalam hal ini Waskita Karya yang notabenenya merupakan perusahaan berplat merah. Anehnya lagi, perusahaan plat merah ini
Dirutnya sedang menghadapi masalah hukum. Itu terbukti dari pernyataan Menteri BUMN Erick Tohir, dimana PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya membuat laporan palsu masalah keuangannya. "ucap Erikson Lumban Tobing selaku Pemerhati jasa Kontruksi. 

Ditambahkannya lagi, persoalan ini jangan terus dibiarkan, kalau dibiarkan terus tanpa ada yang bersuara, seolah-olah benar adanya claims menyatakan pembangunan infrastruktur di Indonesia ini adalah peran BUMN Karya yang paling besar. Buktinya, jalan-jalan Tol, Bendungan dan lainnya.. 

"Ya iyalah, kalau yang Swasta Nasional nya tak diberikan kesempatan. Kalau Swasta Nasional diperlakukan sama dengan BUMN Karya, bisa jadi dua kali lipat pembangunan infrastruktur di Indonesia ini. Kasih kesempatan kepadaPengusaha-pengusaha Nasional kesempatan yang sama. itulah tuntutan utama kita..tegas Erik yang bisa dipanggil Mentor. 

Erik juga menegaskan dan dapat membuktikan, Management Perusahan kita lebih Jujur, Terpercaya, Disiplin, Kredibel, Akuntabel, Honesty, Trustworthy, Discipline, Credible, accountable..

Dapat kita buktikan kalau diberikan kesempatan. Selebihnya itu masalah teknis akan diurus oleh ahli-ahlinya. Banyak sekali sumbernya, baik dari Perguruan-Perguruan Tinggi, Asosiasi-asosiasi Profesi, perusahaan-perusahan dan  Consultant -consultant. 

Yang penting ada sumber dananya, peluang, kesempatannya, Pengusaha adalah Penjahitnya, pekerjaan apa yang tak bisa dikerjakan oleh pengusaha swasta nasional..? 

#Badan Usaha Manja Negara (BUMN).





Share:
Komentar

Berita Terkini