-->

Komisi II DPRD Medan Dukung P3APMP2KB Berikan Pendampingan ke Siswa SMAN 1 Medan

Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T Edriansyah Rendy SH MKn, mendukung tindakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyaraka

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN - Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T Edriansyah Rendy SH MKn, mendukung tindakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (P3APMP2KB) Kota Medan dalam memberikan pendampingan kepada siswa MAN 1 Medan yang menjadi korban perundungan. 

Rendy menyatakan bahwa para korban saat ini membutuhkan dukungan sebanyak mungkin, khususnya dalam bentuk pendampingan. 

Dia juga mengkhawatirkan bahwa rasa trauma pada korban akan terus berbekas jika mereka tidak segera didampingi dalam menyelesaikan masalah mereka.

Menurut politisi NasDem itu, dengan adanya pendampingan, para korban akan segera pulih dari trauma yang mereka alami dan bisa kembali menjalani pendidikan mereka seperti anak-anak lainnya. 

Rendy berharap agar setiap pihak, baik itu sekolah maupun orangtua, dapat lebih memperhatikan kegiatan setiap anak, baik di sekolah maupun di luar sekolah, agar terhindar dari kegiatan-kegiatan negatif, karena tindak kejahatan tersebut tidak hanya merugikan para korban, namun juga para pelakunya yang rata-rata masih dibawah umur.

"Ini soal masa depan anak bangsa, kita harus bersama-sama menjaga anak-anak ini. Kita juga berharap proses hukum bisa berjalan dengan cepat dan seadil-adilnya agar memberikan efek jera terhadap para pelaku," katanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Dinas P3APMP2KB Kota Medan telah memberikan pendampingan kepada MH (14), siswa MAN I Medan yang menjadi korban perundungan. 

Kepala Dinas P3APMP2KB, Edliaty, mengatakan bahwa pendampingan dilakukan selama empat hari, yakni mulai 27 - 30 November 2023, baik di rumah maupun di sekolah korban. 

Seluruh biaya pendampingan, termasuk biaya pelayanan kesehatan, ditanggung oleh Pemko Medan.

Dijelaskan oleh Edliaty, pendampingan diawali dengan melakukan kunjungan ke kediaman Habib di kawasan Simpang Limun Medan, Senin 27 November 2023. 

Selain melihat kondisi korban, tim dari Dinas P3APMP2KB Medan juga ingin mengetahui secara rinci kronologis kejadian. 

Selanjutnya, pada tanggal 28 November, dilakukan konseling psikologis oleh psikolog dari UPT PPA Dinas P3APMP2KB Medan di rumah korban untuk menghilangkan trauma pada korban.

Lalu pada tanggal 29 November, tim Dinas P3APMP2KB Medan melakukan pendampingan pelayanan kesehatan di Poliklinik anak dan Poli Bedah Plastik. 

Selain itu, juga dilakukan scanning kepala dan rontgen terhadap korban. Kemudian pada hari Kamis, 30 November, Dinas P3APMP2KB Medan melakukan pendampingan pemeriksaan laboratorium, di mana pemeriksaaan urine, darah lengkap, hepatitis B, dan ureum kreatinin dilakukan, serta CT Scan dan rontgen serta tindak debridement luka bakar di tangannya.

Rendy berpendapat bahwa tindakan P3APMP2KB Kota Medan patut diapresiasi karena tindakan ini menunjukkan bahwa pihak berwenang telah mengambil langkah-langkah untuk membantu para korban perundungan dan memberikan dukungan yang diperlukan agar mereka bisa menghadapi trauma yang mereka alami. 

Dia berharap bahwa tindakan ini bisa memberikan contoh bagi masyarakat dan menunjukkan bahwa kita semua perlu berpartisipasi dalam menjaga anak-anak kita dari kegiatan-kegiatan negatif.

Share:
Komentar

Berita Terkini