-->

Pansus PAD DPRD Medan Miris, Aset Ratusan Unit Hanya Sumbang Rp2,1 Miliar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan melalui Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Editor: PoskotaSumut.id author photo

Ketua Pansus PAD DPRD Medan, El Barino Shah SH MH

MEDAN
– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan melalui Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mulai melakukan rapat pendalaman bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan. Kali ini, rapat digelar dengan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) di Gedung DPRD Medan, Senin (12/1/2026).

Ketua Pansus PAD DPRD Medan, El Barino Shah SH MH, mengaku miris melihat kinerja Perkimcikataru yang dinilai tidak menunjukkan keseriusan dalam mengelola aset daerah guna meningkatkan PAD.

“Tidak ada keseriusan Perkimcikataru Medan dalam meningkatkan PAD dari pemanfaatan aset. Kesan yang muncul, pengelolaannya seperti ecek-ecek saja,” ujar El Barino kepada wartawan usai rapat.

Sorotan tersebut, lanjut El Barino, bukan tanpa alasan. Dalam rapat Pansus terungkap bahwa perolehan PAD dari aset pada tahun 2025 sangat minim. Dari sekitar 210 unit aset bangunan yang dikelola, kontribusi PAD yang diperoleh hanya sebesar Rp2,1 miliar.

“Ini jelas menunjukkan aset yang dikelola belum maksimal. Harapan kita ke depan, pengelolaannya bisa lebih optimal,” tegas politisi Partai Golkar itu.

El Barino juga menyayangkan Perkimcikataru yang dinilai belum mampu memanfaatkan potensi besar dari aset-aset strategis, seperti rumah susun sederhana sewa (rusunawa) serta sejumlah ruko milik Pemko Medan, yang seharusnya dapat memberikan kontribusi PAD cukup signifikan.

Ke depan, DPRD Medan melalui Pansus PAD akan mendorong penertiban aset daerah. Menurut El Barino, masih banyak aset milik Pemko Medan yang tidak memiliki dokumen lengkap.

“Banyak aset Pemko yang belum tertib administrasi. Ini harus segera dibenahi dan pengelolaannya dilakukan secara profesional,” ujarnya.

Terkait keberadaan dan status aset, El Barino menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Pansus Aset DPRD Medan yang saat ini juga tengah bekerja.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pansus Aset. Kinerja Pansus PAD bukan hanya peningkatan pendapatan, tetapi juga penyelamatan aset daerah. Koordinasi dengan rekan-rekan DPRD di Pansus Aset sangat penting,” katanya.

Sebagai langkah optimalisasi PAD, El Barino menambahkan pengelolaan aset daerah sangat dimungkinkan untuk diserahkan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pemko Medan agar lebih tertata dan profesional.

Share:
Komentar

Berita Terkini