-->

BBWS Sumut II Sosialisasikan Pembangunan Pengendalian Banjir Sungai Padang dan Sibarau di Tebingtinggi

Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera Utara II (BBWS Sumut II) menggelar sosialisasi pembangunan prasarana pengendalian banjir kepada masyarakat di dua

Editor: PoskotaSumut.id author photo


TEBINGTINGGI – Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera Utara II (BBWS Sumut II) menggelar sosialisasi pembangunan prasarana pengendalian banjir kepada masyarakat di dua kelurahan di Kota Tebingtinggi, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Jalan Pramuka, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi. Sosialisasi ini merupakan bagian dari rencana pembangunan pengendalian banjir di dua aliran sungai, yakni Sungai Padang dan Sungai Sibarau.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sosialisasi ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama digelar di Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan pada Rabu (11/3/2026), sementara hari kedua dilaksanakan di Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis.

Masyarakat dari sejumlah kelurahan di sekitar lokasi, seperti Kelurahan Brohol dan Pinang Mancung, turut hadir mengikuti kegiatan tersebut. Warga terlihat antusias serta mendukung rencana pembangunan prasarana pengendalian banjir yang akan dilakukan oleh BBWS Sumut II.

Adapun sasaran utama pembangunan pengendalian banjir tersebut meliputi Sungai Padang di Kelurahan Sri Padang dan Sungai Sibarau di Kelurahan Pinang Mancung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bajenis Ari Miranda, Lurah Brohol Amri, Lurah Pinang Mancung Ryan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBWS Sumut II Syaiful Hamdi, serta sejumlah staf BBWS Sumut II.

Selain itu, hadir pula pihak pelaksana kegiatan dari CV AA Group Medan bersama konsultan proyek PT Gagas Alam Selaras KSO, CV Patoya Indah dan PT Indoplan Inti Patria.

Dalam pemaparannya, PPK BBWS Sumut II Syaiful Hamdi menjelaskan bahwa pelaksanaan pembangunan tembok penahan banjir diperkirakan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri 2026.

“Waktu pelaksanaan diperkirakan pada akhir Maret 2026 atau setelah Lebaran, dengan masa pekerjaan sekitar 180 hari kalender atau kurang lebih enam bulan,” ujar Syaiful Hamdi.

Ia juga menyampaikan bahwa terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut tidak terlepas dari dukungan sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Acai Sembada yang membantu menjembatani komunikasi dengan warga setempat.

“Kalau tidak ada Pak Acai Sembada sebagai perantara dengan masyarakat, tentu kami akan kesulitan mengumpulkan warga. Bahkan fasilitas tenda dan kursi yang digunakan saat sosialisasi ini juga merupakan inisiatif beliau,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Bajenis Ari Miranda mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan tembok penahan banjir yang telah lama dinantikan warga.

“Pembangunan tembok penahan banjir ini sudah lama kita nantikan. Kami dari Pemerintah Kota Tebingtinggi mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mengawasi pelaksanaannya,” kata Ari Miranda.

Dalam sesi dialog, seorang warga yang akrab disapa Pak Aris mengusulkan agar dibangun tangga menuju bibir sungai untuk memudahkan masyarakat yang kerap beraktivitas di sekitar aliran sungai, seperti mencuci.

Menanggapi usulan tersebut, Syaiful Hamdi menyatakan pihaknya akan mempertimbangkan permintaan masyarakat selama masih memungkinkan dalam pelaksanaan proyek.

“Kalau itu untuk kepentingan masyarakat sekitar tentu akan kami pertimbangkan. Nanti mohon ditunjukkan titik-titik lokasi yang dimaksud agar pelaksana tidak salah dalam pengerjaannya,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Kelurahan Pinang Mancung dan Brohol, H Kabul, juga menyampaikan apresiasi atas rencana pembangunan tembok penahan banjir di Sungai Sibarau yang menurutnya telah lama diusulkan warga.

“Hari ini kami memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam rencana pembangunan tembok penahan banjir ini, mulai dari tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga pihak BBWS dan kontraktor pelaksana,” ujarnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini