MEDAN – Pemerintah Kota Medan menyatakan keterbukaan terhadap masuknya investor dalam pengembangan Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Namun, Wali Kota menegaskan bahwa keterlibatan investor tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa tanpa kajian yang matang.
“Menawarkan pasar ke investor itu perlu kajian. Tidak sederhana kita memanggil investor kalau kita belum punya core business yang jelas, apa yang bisa kita tawarkan,” ujar Direktur Utama PUD Pasar kota Medan Anggi Rahmadani disela-sela pelantikannya, Senin (5/01/2026) di Aula kantor Walikota Medan.
Ia menyebut, saat ini Pemko Medan dan jajaran direksi PD Pasar sedang menyusun langkah strategis yang terarah.
“Intinya kami kompak memperkuat PD Pasar demi tujuan memajukan. Untuk investor, kita akan bekerja maksimal supaya menarik investor, karena itu penting. Tapi kami kaji dulu,” katanya.
Menurutnya, tidak semua pasar akan langsung digarap dengan pola investasi. Pemerintah akan memilih titik prioritas yang benar-benar potensial.
“Kita lihat dulu potensi pasar mana yang bisa menjadi pasar percontohan. Karena pasar ini adalah wajah ekonomi kita, ekonomi masyarakat, dan wajah Kota Medan,” tegasnya.
Sebagai dasar kebijakan, pemerintah juga sedang menyiapkan rencana bisnis menyeluruh.
“Nanti kita buat business plan dulu. Semua akan terukur di business plan itu, dan teman-teman juga bisa lihat nanti business plan-nya,” ujarnya.
Ia menegaskan kembali bahwa arah utama kebijakan adalah pembenahan PD Pasar agar lebih modern, sehat, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
