DAIRI - Kontroversi pelantikan pengawal di Kabupaten Dairi kian memanas. Pada Jumat, 27 Februari 2026, di tengah umat Islam melaksanakan Salat Jumat, Vickner Sinaga justru tetap melanjutkan pidato resmi dalam agenda pelantikan yang digelar Pemerintah Kabupaten Dairi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB hingga selesai itu berlangsung bersamaan dengan waktu Salat Jumat, ibadah wajib bagi umat Islam yang tengah menjalankan puasa Ramadhan. Fakta bahwa pidato kepala daerah tetap berjalan saat azan dan Salat Jumat berlangsung memicu gelombang kecaman dari masyarakat.
Sejumlah saksi menyebutkan, acara tidak dihentikan maupun ditunda saat waktu Salat Jumat tiba. Hal ini dinilai sebagai bentuk pengabaian terang-terangan terhadap ibadah umat Islam, bukan sekadar kelalaian penjadwalan.
“Ini sudah bukan soal jadwal lagi. Saat Salat Jumat berlangsung, pidato tetap jalan. Ini sangat melukai perasaan umat,” ujar salah satu tokoh masyarakat dengan nada geram.
Ironisnya, kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Wisata Iman, lokasi yang selama ini dikenal sebagai simbol toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Namun publik menilai, nilai toleransi itu runtuh oleh praktik yang tidak menghormati waktu ibadah.
Banyak pihak menilai sikap tersebut mencerminkan krisis keteladanan kepemimpinan, terutama di bulan suci Ramadhan yang seharusnya dijunjung tinggi dengan penuh penghormatan terhadap ibadah umat.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Dairi belum memberikan klarifikasi maupun penjelasan resmi terkait alasan pidato dan pelantikan tetap dilanjutkan saat Salat Jumat berlangsung.
Masyarakat mendesak adanya penjelasan terbuka, evaluasi serius, serta permintaan maaf resmi agar peristiwa serupa tidak kembali terulang dan tidak semakin memperlebar luka sosial di tengah masyarakat.(Capah)
