-->

Peringati Milad ke-46, Tokoh PKB Pujakesuma Ziarah ke Makam Pendiri di Taman Makam Pahlawan Sumut

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 yang jatuh pada 10 Juli 2026, keluarga besar Perkumpulan Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma menggelar ziarah

Editor: PoskotaSumut.id author photo



MEDAN – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 yang jatuh pada 10 Juli 2026, keluarga besar Perkumpulan Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma menggelar ziarah kubur ke makam para penggagas dan pendiri organisasi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bukit Barisan, Sumatera Utara, Jalan Sisingamaraja, Jumat (10/7/2026).

"Kegiatan ziarah kubur, menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa terima kasih atas jasa para pendiri yang telah meletakkan dasar perjuangan PKB Pujakesuma sebagai wadah pemersatu masyarakat Jawa di Sumatera."terang Assoc. Prof. Dr. H. Abdiyanto, SE, M.Si

Dijelaskan Mas Abdi biasa disapa, ziarah diawali dengan doa bersama dan tabur bunga di pusara almarhum Kolonel H. Mas Soekardi, tokoh penggagas sekaligus pendiri PKB Pujakesuma, serta almarhum Kolonel Polisi H. Mas Kadiran yang dikenal sebagai salah seorang pendiri organisasi sekaligus Bapak Brimob Sumatera Utara. 

"Ziarah kubur bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendiri yang telah meletakkan dasar berdirinya PKB Pujakesuma sebagai organisasi pemersatu masyarakat Jawa di Sumatera.

Menurutnya, semangat perjuangan para pendiri harus terus diwariskan kepada generasi muda agar organisasi tetap menjadi wadah yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Milad ke-46 ini bukan hanya momentum mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen kita melanjutkan cita-cita para pendiri. Warga Pujakesuma harus terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, bekerja dengan penuh integritas, serta berani berwirausaha agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Semangat persatuan, gotong royong, dan pelestarian budaya Jawa harus tetap menjadi identitas yang kita jaga bersama," ujar Abdiyanto.

Sementara itu, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, menilai perjalanan PKB Pujakesuma selama 46 tahun telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat serta antarsuku di Sumatera Utara.

Ia mengajak seluruh warga Pujakesuma untuk terus menjaga nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan para pendiri sekaligus berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

"Para pendiri telah memberikan teladan tentang arti pengabdian, persatuan, dan kerja keras. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan berkarya, menjaga keharmonisan di tengah masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah melalui kemampuan dan profesi masing-masing. Saya berharap PKB Pujakesuma semakin maju, semakin solid, dan terus menjadi organisasi yang mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya leluhur," kata Lom Lom Suwondo.

Suasana khidmat menyelimuti prosesi ziarah yang diikuti sejumlah tokoh PKB Pujakesuma, di antaranya Assoc. Prof. Dr. H. Abdiyanto, SE, M.Si., H. Benny Soebarjo, SH, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, SS, serta para pengurus dan warga Pujakesuma dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah dan pengabdian para pendiri diterima Allah SWT serta menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Selain mengenang jasa para pendiri, peringatan Milad ke-46 juga dijadikan momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan yang telah diwariskan sejak organisasi ini berdiri pada 10 Juli 1980.

Para tokoh Pujakesuma berharap seluruh warga Pujakesuma mampu meneruskan cita-cita luhur para pendiri, yakni mengangkat harkat, martabat, dan kesejahteraan masyarakat Pujakesuma melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, serta kemandirian ekonomi.

Masyarakat Pujakesuma juga diharapkan terus menumbuhkan semangat belajar, semangat bekerja, dan semangat berwirausaha di berbagai bidang kehidupan sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Di sisi lain, semangat persatuan dan kesatuan harus tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kekompakan organisasi. Nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan para pendiri diharapkan terus dipelihara tanpa meninggalkan identitas dan kekayaan budaya Jawa yang menjadi ciri khas Pujakesuma.

Peringatan Milad ke-46 ini menjadi pengingat bahwa perjuangan para pendiri tidak hanya dikenang melalui doa dan ziarah, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata seluruh warga Pujakesuma dalam membangun organisasi yang semakin maju, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. 


Share:
Komentar

Berita Terkini