-->

Ratusan Wartawan Iringi Farianda Putra Sinik Daftar Calon Ketua PWI Sumut 2026-2031

Bukan sekadar pendaftaran. Jumat (6/11/2026), Gedung Parada Harahap, Kantor PWI Sumut, Jalan Adinegoro No. 4, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur,

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN – Bukan sekadar proses pendaftaran bakal calon ketua. Pendaftaran Farianda Putra Sinik, SE, sebagai Bakal Calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara periode 2026–2031, Jumat (6/11/2026), menjadi momentum yang memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan di kalangan wartawan.

Ratusan pendukung mengiringi kedatangan Farianda ke Gedung Parada Harahap, Kantor PWI Sumut, Jalan Adinegoro No. 4, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur. Rombongan diterima langsung Ketua Panitia Pelaksana (OC) Konferensi Rifki Warisan, Sekretaris SR Hamonangan Panggabean, Ketua Steering Committee (SC) Taufik Wal Hidayat, serta Sekretaris Riza Mulyadi.

Suasana pendaftaran berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak terlihat ketegangan maupun gesekan. Momen tersebut menjadi gambaran bahwa kontestasi di tubuh PWI tidak semata-mata berkaitan dengan perebutan posisi ketua, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan dan menentukan arah organisasi ke depan.

Dalam proses pendaftaran, Farianda menyerahkan sejumlah dokumen persyaratan pencalonan sesuai ketentuan organisasi. Di antaranya surat pernyataan, surat keterangan kesehatan, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Utama, serta dukungan minimal 10 persen dari jumlah daftar pemilih.

Ketua OC Konferensi, Rifki Warisan, mengatakan seluruh dokumen yang diserahkan akan diperiksa dan diverifikasi oleh panitia sebelum diteruskan kepada PWI Pusat.

"Setelah kami terima, selanjutnya kami akan memeriksa atau memverifikasi berkas ini. Hasil verifikasi nantinya akan dikirim ke PWI Pusat untuk diperiksa hingga nantinya ditetapkan oleh PWI Pusat sebagai calon," ujar Rifki.

Ajak Anggota Jaga Persatuan

Usai mendaftarkan diri, Farianda mengajak seluruh anggota PWI Sumut untuk tetap menjaga persatuan dan kekompakan selama tahapan konferensi berlangsung.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam sebuah kontestasi demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai menimbulkan perpecahan maupun merusak hubungan persaudaraan sesama wartawan.

"Kalau kita bersatu dan kompak, kita akan kuat. Sebaliknya, kita akan mudah 'dipermainkan' jika tidak kompak dan bersatu," katanya.

Balon petahana tersebut juga mengingatkan agar pesta demokrasi organisasi tidak melahirkan dikotomi di antara sesama anggota.

"Berbeda pilihan itu biasa, karena itu hak demokrasi. Jangan karena beda pilihan, terus di antara kita terjadi saling hasad dan hasut. Pesta cuma satu hari, persaudaraan selamanya. Jangan sehabis pesta terjadi jarak. Saya tidak inginkan itu, saya ingin kita bersama-sama membesarkan PWI sebagai rumah besar kita. Mari kita berkonferensi dengan riang gembira," ajaknya.

Farianda menegaskan, PWI merupakan rumah besar bagi wartawan yang harus dijaga dan dibesarkan bersama. Organisasi profesi ini memiliki peran penting dalam mendorong wartawan bekerja secara profesional, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta menjaga marwah pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Karena itu, konferensi bukan hanya menjadi forum untuk memilih ketua, tetapi juga momentum menentukan arah organisasi agar semakin solid, kompeten, independen, dan dipercaya masyarakat.

Dengan telah diserahkannya berkas pendaftaran, tahapan pencalonan kini berlanjut pada proses verifikasi oleh panitia dan pemeriksaan oleh PWI Pusat sebelum penetapan calon.

Siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan memimpin PWI Sumut, semangat persatuan harus tetap menjadi prioritas. Sebab, perbedaan pilihan dalam demokrasi organisasi tidak seharusnya menghapus persaudaraan yang telah terjalin di antara sesama wartawan.

Share:
Komentar

Berita Terkini