-->

Miris! Siswa SD di Medan Marelan Diculik Saat Pulang Sekolah, DPRD Minta Sekolah Perketat Keamanan

Kasus penculikan siswa kelas 2 SD di Kecamatan Medan Marelan pada Kamis 31 Juli 2025, siang menuai keprihatinan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suh

Editor: PoskotaSumut.id author photo

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra.

MEDAN
– Kasus penculikan siswa kelas 2 SD di Kecamatan Medan Marelan pada Kamis 31 Juli 2025, siang menuai keprihatinan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra. Peristiwa itu terjadi saat jam pulang sekolah, ketika korban dibawa oleh orang tak dikenal.

“Kita sangat miris dengan peristiwa ini. Seluruh sekolah di Kota Medan, baik negeri maupun swasta, harus menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran,” ujar Hadi Suhendra, minggu 3 Aug 2025.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, insiden tersebut bisa menimbulkan rasa khawatir yang besar bagi para orang tua di Kota Medan.

“Jangan sampai sekolah dianggap tidak aman. Selain tempat belajar dan membentuk karakter, sekolah juga harus menjadi tempat yang aman dari segala bentuk kekerasan, termasuk penculikan,” katanya.

Desak Aturan Jemput Siswa
Hadi yang mewakili Dapil II (Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan) mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan mengeluarkan petunjuk teknis (juknis) terkait mekanisme antar-jemput siswa.

“Harus ada aturan yang jelas agar tidak ada siswa dijemput orang yang tidak dikenal, baik oleh siswa, orang tua, maupun pihak sekolah. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang,” tegasnya.

Tiga Pelaku Ditangkap Polisi

Polres Pelabuhan Belawan bergerak cepat menangkap tiga pelaku penculikan, yaitu Julia Hasibuan (40), Nurhayati (52), dan Firda Hermayati (40).

Korban diculik saat pulang sekolah dan dibawa menggunakan mobil. Pelaku kemudian mengirim surat ke rumah korban, meminta uang tebusan Rp50 juta, serta mengancam akan menjual organ tubuh korban jika permintaan tidak dipenuhi.

Orang tua korban segera melapor ke polisi. Tim gabungan yang dibentuk langsung memburu pelaku dan menyelamatkan korban.

Ironisnya, satu dari tiga pelaku, Julia Hasibuan, merupakan kerabat ibu korban. Bocah berusia 8 tahun itu ditemukan dalam keadaan selamat, masih mengenakan seragam sekolah, dan langsung diserahkan kepada orang tuanya di Polsek Medan Labuhan.

Share:
Komentar

Berita Terkini