MEDAN – Ketua Umum KONI Sumatera Utara, Kolonel TNI (Purn.) Hatunggal Siregar, menyampaikan bahwa KONI Sumut mulai memfokuskan seluruh program pembinaan olahraga pada persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 sebagai langkah awal menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) berikutnya.
Hal itu disampaikan Hatunggal Siregar dalam konferensi pers yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, Jumat (31/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Hatunggal memperkenalkan jajaran pengurus KONI Sumut yang hadir, di antaranya Sekretaris Umum SA. Pulungan, Wakil Ketua II Bidang Prestasi Prof. Dr. Indra Kasih, serta Wakil Ketua I Bidang Program Kerja dan Anggaran Bambang Khawono.
Ia menjelaskan, KONI Sumut saat ini memiliki 105 anggota, terdiri atas 33 KONI kabupaten/kota, 67 cabang olahraga, dan 5 badan fungsional. Seluruhnya menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga prestasi di Sumatera Utara.
Menurut Hatunggal, pencapaian olahraga Sumatera Utara saat ini berada pada momentum terbaik setelah berhasil menempati peringkat keempat nasional pada PON Aceh-Sumut dengan raihan 80 medali emas, yang merupakan prestasi terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan Sumatera Utara di PON.
"Ke depan tantangannya tentu lebih berat karena Sumatera Utara tidak lagi menjadi tuan rumah PON. Ada juga beberapa cabang olahraga unggulan yang tidak lagi dipertandingkan. Karena itu, target kami adalah mempertahankan prestasi agar tidak turun terlalu jauh," ujarnya.
Untuk menjaga prestasi tersebut, sejak dilantik pada Juni 2025, kepengurusan KONI Sumut langsung menjalankan Program Pembinaan Intensif (PPI) bagi atlet dan pelatih dari cabang olahraga peraih medali pada PON sebelumnya yang masih dipertandingkan pada PON mendatang.
Melalui program tersebut, atlet dan pelatih memperoleh dukungan berupa bantuan transportasi setiap bulan sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan.
Selain PPI, pada tahun 2026 KONI Sumut juga melaksanakan sejumlah agenda pembinaan, yakni Seleksi Provinsi (Selekprov), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), serta Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang menjadi agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi dan digelar setiap empat tahun sekali.
Selekprov dilaksanakan untuk menjaring atlet terbaik Sumatera Utara yang akan dipersiapkan menghadapi Pra-PON maupun Kejuaraan Nasional tahun 2027 menuju PON 2028. Sementara Kejurprov diperuntukkan bagi cabang olahraga yang memenuhi persyaratan jumlah kepengurusan di kabupaten/kota.
Adapun Porprovsu 2026 dijadwalkan berlangsung pada November dengan mempertandingkan 28 cabang olahraga yang telah memenuhi ketentuan organisasi KONI.
Hatunggal mengatakan, Gubernur Sumatera Utara memberikan perhatian besar terhadap pelaksanaan Porprovsu dan berharap seluruh kabupaten/kota mengirimkan atlet terbaiknya.
"Kami terus mendorong seluruh KONI kabupaten/kota aktif melakukan pembinaan. Selama lebih kurang satu tahun terakhir kami telah melantik pengurus KONI di 16 kabupaten/kota agar pembinaan berjalan dan pemerintah daerah dapat memberikan dukungan melalui hibah," katanya.
Ia mencontohkan perhatian khusus juga diberikan kepada wilayah Kepulauan Nias. Dalam kunjungan bersama Gubernur Sumatera Utara, KONI melantik Ketua KONI Nias Utara dan Nias Barat sebagai bagian dari penguatan pembinaan atlet di daerah.
Menurutnya, daerah-daerah yang memiliki potensi atlet akan terus dibina agar mampu melahirkan atlet berprestasi yang nantinya menjadi bagian dari kontingen Sumatera Utara.
Hatunggal juga mengungkapkan kebanggaannya atas kontribusi atlet Sumut pada ajang SEA Games. Dari 35 atlet yang memperkuat kontingen Indonesia, sebanyak 30 atlet berhasil menyumbangkan medali bagi Merah Putih.
Ia menambahkan, selain bonus dari pemerintah pusat bagi peraih medali emas SEA Games, Gubernur Sumatera Utara juga berkomitmen memberikan apresiasi kepada atlet asal Sumatera Utara yang meraih medali emas, perak, maupun perunggu.
"Prestasi ini membanggakan, tetapi sekaligus menjadi tantangan bagi kami untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan pembinaan olahraga prestasi di Sumatera Utara," pungkasnya.
