.jpeg)
Walikota Medan Rico Waas didampingi Kabag Umum Ridho Nasution saat mengunjungi Kantor Lurah Ladang Bambu yang Kumuh dan Jorong, Jumat 26 September 2025. saat
MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menampakkan kekecewaan mendalam saat melakukan kunjungan ke Kantor Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis 25 September 2025.
Bangunan kantor yang berlokasi di Jalan Pariama itu terlihat sangat tidak terawat. Dinding kusam dan terkelupas dipenuhi lawa-lawa, sampah berserakan di berbagai sudut, sementara meubeler dan peralatan kantor tampak kumuh dan tidak tertata.
Kondisi di lantai dua pun tak kalah memprihatinkan. Serpihan asbes yang jebol dibiarkan menumpuk, sementara sejumlah ruangan lebih mirip gudang karena dipenuhi barang tak terpakai. Saat menuruni tangga, Rico kembali dibuat geram melihat dinding menghitam akibat debu dan sarang laba-laba.
“Kalau Minggu lalu sampah jatuh dan dibiarkan hingga kini, berarti itu sudah salah,” tegas Rico kepada Lurah Ladang Bambu yang mendampinginya dengan wajah tertunduk.
Dengan nada kesal, wali kota meminta seluruh ruangan segera dibersihkan dan ditata. Ia menegaskan bahwa kantor lurah adalah aset dan sekaligus “rumah kedua” bagi lurah yang menjabat.
“Bagaimana rumah kedua ibu nggak bisa diperhatikan. Kalau rumah sendiri tidak bersih, bagaimana mau membersihkan yang di luar,” ujarnya.
Rico juga menemukan tumpukan sampah kertas di bawah meja kerja pegawai. Ia menegur agar barang-barang tidak terpakai segera dikumpulkan dan dibuang.
“Sepanjang saya ke kelurahan, baru ini kelurahan yang paling parah. Nggak dirawat sama sekali ini,” katanya seraya menggelengkan kepala.
Sementara itu, Lurah Ladang Bambu hanya bisa menerima teguran keras tersebut. “Siap salah, Pak,” ucapnya singkat sambil menundukkan kepala.
Sebelum meninggalkan kantor, Wali Kota menegaskan agar pembersihan dilakukan segera, penataan diperbaiki, serta kantor dirawat dengan baik sehingga menjadi tempat yang nyaman dan ramah bagi masyarakat.