-->

Direksi PUD Medan Dilantik, DPRD Ingatkan: Stop Bagi-Bagi Kursi, Tuntaskan Masalah Bukan Seremonial

Pelantikan 12 Direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) di lingkungan Pemko Medan oleh Wali Kota Medan Rico Waas mendapat sorotan tajam dari DPRD Medan

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN – Pelantikan 12 Direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) di lingkungan Pemko Medan oleh Wali Kota Medan Rico Waas mendapat sorotan tajam dari DPRD Medan. Anggota Komisi III DPRD Medan, Hj Sri Rezeki AMd, menegaskan bahwa pelantikan itu bukan ajang seremonial dan bukan pula ajang bagi-bagi kursi kekuasaan, melainkan harus dibuktikan dengan kinerja nyata.

Sri Rezeki menyebutkan, para direksi baru di PUD Pasar, PUD Pembangunan, dan PUD Rumah Potong Hewan (RPH) memikul beban berat untuk menyelesaikan berbagai masalah klasik yang selama ini tidak pernah tuntas.

“Kalau hanya ganti direksi tapi masalah tetap sama, itu namanya gagal. Walau ada rumor ‘pejabat titipan’, kami tidak fokus ke itu. Yang kami tuntut: kerja nyata, keberanian membenahi masalah, dan peningkatan PAD,” tegasnya, Senin (5/1/2026).

Larangan rangkap jabatan 

“Direksi itu jabatan profesional, bukan jabatan politik. Kalau masih rangkap jabatan, bagaimana mau fokus menyelesaikan persoalan rakyat? Ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

DPRD: Hentikan direksi titipan penggerus APBD

“Kita tidak butuh direksi titipan yang akhirnya hanya menjadi beban dan menggerus APBD. Kita butuh orang yang mampu menutup kebocoran dan meningkatkan PAD. Bukan sekadar pintar bicara,” tegas Sri Rezeki menegaskan DPRD akan melakukan pengawasan ketat.

Masalah besar yang menunggu direksi baru, Sri Rezeki merinci tumpukan pekerjaan rumah untuk 3 PUD diantara, untuk PUD Pasar, kasus sewa eks Pasar Aksara, dugaan pungli & penyalahgunaan wewenang, pengelolaan pasar yang semrawut, persoalan pedagang yang tak kunjung selesai.

PUD Pembangunan, buruknya pengelolaan Medan Zoo, aset tidur tidak produktif, kinerja direksi sebelumnya dinilai lemah.

PUD RPH, terus merugi tiap tahun, bau limbah mencemari lingkungan, kalah bersaing dengan pemotongan ilegal.

“Kalau direksi baru tidak berani menyentuh masalah-masalah ini, berarti mereka sama saja dengan sebelumnya,” katanya.

Daftar direksi yang baru dilantik (ringkas dan tegas)

Direksi yang dilantik antara lain: PUD Pasar, Anggia Ramadhan (Dirut), PUD Pembangunan, Karya Septianus Bate’e (Dirut), PUD RPH, Irwansyah Gultom (Dirut).

Sri Rezeki menutup pernyataannya dengan pesan keras: “Buktikan bahwa kalian bukan direksi titipan tapi direksi yang bekerja untuk rakyat Kota Medan.”

Share:
Komentar

Berita Terkini