DAIRI - Kondisi jalan berlubang yang menghubungkan akses menuju Komplek Perumahan Sitanggiring GPAS, (Grand Paviliun Antuang Sidikalang) Kecamatan Bumi Sulang Silima, Kabupaten Dairi, semakin memprihatinkan. Jalan tersebut kini menjadi sorotan warga karena kerap menyebabkan kecelakaan, terutama yang menimpa anak-anak sekolah yang setiap hari melintas untuk menuntut ilmu.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, lubang-lubang pada badan jalan sudah lama terbentuk dan semakin melebar akibat curah hujan serta minimnya perawatan. Pada jam-jam sibuk, khususnya pagi dan siang hari, jalan ini dipenuhi pelajar yang berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor, sehingga risiko kecelakaan tidak dapat dihindari.
Sejumlah pelajar dilaporkan terjatuh saat melintasi jalan tersebut, baik karena tersandung lubang maupun kehilangan keseimbangan saat menghindarinya. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran para orang tua yang setiap hari melepas anak-anak mereka ke sekolah dengan rasa cemas terhadap keselamatan di perjalanan.
Selain membahayakan pelajar, jalan berlubang tersebut juga mengganggu aktivitas masyarakat umum, termasuk warga yang bekerja dan mengangkut hasil pertanian. Pengendara sering kali harus memperlambat laju kendaraan, bahkan memilih jalur alternatif yang lebih jauh demi menghindari kerusakan dan risiko kecelakaan.
Warga Komplek Perumahan Javier Lumban Tobing Komplek Perumahan Sitangitinring berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Dairi. Mereka menilai perbaikan jalan merupakan kebutuhan mendesak mengingat jalur tersebut menjadi akses utama masyarakat dan generasi muda dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Melalui pemberitaan ini, masyarakat Javier Lumban Tobing Warga Komplek Perumahan Sitanggiring GPAS
menyampaikan permohonan dan harapan kepada para pemangku kebijakan agar segera melakukan penanganan dan perbaikan jalan. Langkah tersebut dinilai penting demi menciptakan rasa aman, kenyamanan, serta mendukung kelancaran pendidikan anak-anak sebagai aset masa depan daerah.(capah)
