SERDANG BEDAGAI – Nasib tragis dialami Puti Indah Sari (29), seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari berdomisili di Dusun V Karang Rejo, Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Ia meninggal dunia setelah tertabrak kereta api saat melintas di perlintasan rel kereta api Dusun IV Desa Pasar Bengkel, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, korban hampir setiap hari—kecuali hari Minggu atau libur—menjemput anaknya yang bersekolah di Pasar Bengkel dengan mengendarai sepeda motor Honda Astrea Grand tanpa nomor polisi.
Siang itu, korban kembali berniat menjemput anaknya seperti biasa. Namun, saat melintasi perlintasan kereta api yang kerap ia lalui, korban diduga tidak menyadari datangnya kereta api dari arah Tebingtinggi. Tidak terdengar peringatan atau suara klakson kereta yang oleh warga kerap disebut “ular besi”.
Kereta api kemudian menghantam sepeda motor korban hingga tubuh korban terpental dan terseret sejauh kurang lebih 30 meter. Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka berat. Saat warga berupaya memberikan pertolongan, korban diketahui telah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.
Personel Polsek Perbaungan yang pertama tiba di lokasi kejadian segera mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Melati Perbaungan. Sementara itu, personel Unit Laka Lantas dari Pos Sei Sijenggi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kereta api penumpang Sri Bilah jurusan Rantau Prapat–Medan yang dikemudikan masinis Rahmad Nadapdap turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Berdasarkan identitas kependudukan (KTP), korban tercatat sebagai warga Dusun I Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Dugaan sementara, korban menikah dengan warga Desa Bengkel yang bekerja di Perkebunan Socfindo atau Kebun Deli Muda Perbaungan.
Saat ini, penanganan kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh Pos Lantas Sei Sijenggi. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Astrea Grand dengan kondisi ringsek turut diamankan.
Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai, AKP Fauzul Arrasy, melalui Pls Kanit Gakkum Ipda Juarno, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
“Awalnya personel Polsek Perbaungan lebih dulu tiba di TKP. Setelah personel Lantas Pos Sei Sijenggi datang, bersama-sama dilakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian,” ujar Ipda Juarno. (biet)
