MEDAN – Unit Reskrim Polsek Medan Timur berhasil mengamankan orang tua pembuang bayi laki-laki yang ditemukan di Jalan Bilal, Komplek Prima, No B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (10/2/2026).
Pelaku diketahui bernama Siti Aisyah (19), warga Jalan Bilal, Komplek Prima, No B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur.
Informasi dihimpun, penemuan bayi tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam sebuah kardus yang diletakkan di belakang rumah majikan pelaku.
“Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa kardus tempat bayi, ember hitam berisi pakaian, selimut yang terdapat bercak darah, serta satu unit ponsel,” ujar Kapolsek Medan Timur Kompol Agus W Butar-Butar, didampingi Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis, kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan saksi Putri (21), kejadian bermula saat ia membersihkan halaman belakang rumah. Ketika hendak menyiram lantai, saksi berniat memindahkan sebuah kardus namun merasa janggal karena kardus tersebut cukup berat.
“Saksi kemudian membuka kardus dan melihat ada bayi di dalamnya. Saksi langsung shock, menangis, dan gemetaran, lalu melaporkan kejadian itu kepada majikan dan satpam,” jelas Kapolsek.
Saksi juga menerangkan bahwa sekitar pukul 03.30 WIB, terdapat seorang perempuan yang diduga baru melahirkan berada di kamar mandi dan mengaku sedang buang air besar (BAB).
Sementara itu, keterangan dari saksi kedua selaku majikan menyebutkan bahwa saksi pertama datang dalam kondisi menangis dan ketakutan, sambil mengatakan ada bayi yang dibuang di belakang rumah. Majikan kemudian meminta saksi memanggil satpam.
“Setelah bersama-sama ke halaman belakang, mereka melihat bayi tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” lanjutnya.
Sekira pukul 10.00 WIB, petugas kepolisian yang dipimpin oleh Pawas dan personel Polsek Medan Timur tiba di lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan barang bukti. Perempuan yang diduga baru melahirkan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Medan Timur guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut., Selasa (10/2/2026).
Pelaku diketahui bernama Siti Aisyah (19), warga Jalan Bilal, Komplek Prima, No B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur.
Informasi dihimpun, penemuan bayi tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam sebuah kardus yang diletakkan di belakang rumah majikan pelaku.
“Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa kardus tempat bayi, ember hitam berisi pakaian, selimut yang terdapat bercak darah, serta satu unit ponsel,” ujar Kapolsek Medan Timur Kompol Agus W Butar-Butar, didampingi Kanit Reskrim Iptu Khairul Fajri Lubis, kepada wartawan.
Berdasarkan keterangan saksi Putri (21), kejadian bermula saat ia membersihkan halaman belakang rumah. Ketika hendak menyiram lantai, saksi berniat memindahkan sebuah kardus namun merasa janggal karena kardus tersebut cukup berat.
“Saksi kemudian membuka kardus dan melihat ada bayi di dalamnya. Saksi langsung shock, menangis, dan gemetaran, lalu melaporkan kejadian itu kepada majikan dan satpam,” jelas Kapolsek.
Saksi juga menerangkan bahwa sekitar pukul 03.30 WIB, terdapat seorang perempuan yang diduga baru melahirkan berada di kamar mandi dan mengaku sedang buang air besar (BAB).
Sementara itu, keterangan dari saksi kedua selaku majikan menyebutkan bahwa saksi pertama datang dalam kondisi menangis dan ketakutan, sambil mengatakan ada bayi yang dibuang di belakang rumah. Majikan kemudian meminta saksi memanggil satpam.
“Setelah bersama-sama ke halaman belakang, mereka melihat bayi tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” lanjutnya.
Sekira pukul 10.00 WIB, petugas kepolisian yang dipimpin oleh Pawas dan personel Polsek Medan Timur tiba di lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan barang bukti. Perempuan yang diduga baru melahirkan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Medan Timur guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
