Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengawali rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Medan tahun 2026 dengan penuh khidmat di Masjid Al-Munawwarah Medan Kota, Jalan Teladan, Kecamatan Medan Kota, Senin (23/2/2026).
Dalam Safari Ramadan perdana tersebut, Rico Waas menyampaikan pesan tegas terkait integritas aparatur dan esensi pembangunan Kota Medan. Di hadapan ratusan jamaah serta unsur Forkopimda Kota Medan, ia menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum refleksi dan pelurusan niat bagi seluruh jajaran Pemko Medan.
“Pembangunan Kota Medan harus dimulai dari dalam diri dan bukan untuk memperkaya diri. Saya ingatkan seluruh jajaran, jangan ada pembangunan yang tujuannya untuk memperkaya diri,” tegas Rico Waas yang hadir didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Meski mengakui tantangan pembangunan ke depan tidak ringan, orang nomor satu di Pemko Medan itu optimistis seluruh target pembangunan dapat dicapai melalui ikhtiar yang baik dan kerja kolektif seluruh elemen.
Ia juga mengapresiasi dukungan para pemangku kepentingan, khususnya sinergi Forkopimda. Kolaborasi dengan Polrestabes Medan dalam memberantas narkoba dan menekan angka kriminalitas dinilai mulai menunjukkan hasil nyata.
“Sudah mulai terasa adanya penurunan tindakan kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan yang menurun hingga 14 persen,” ungkapnya.
Menurut Rico Waas, keamanan dan kenyamanan masyarakat merupakan modal dasar bagi tumbuhnya sektor ekonomi. Dengan kondisi kota yang lebih aman, aktivitas usaha dan investasi diharapkan semakin bergerak.
“Banyak prestasi yang kita raih karena kebersamaan. Itulah semangat Medan Untuk Semua dan Semua Untuk Medan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Rico Waas juga mendorong agar Masjid Al-Munawwarah tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi menjadi pusat kegiatan keislaman yang berdampak langsung bagi warga sekitar, khususnya generasi muda.
“Masjid ini harus menjadi mercusuar kegiatan keislaman yang memberi efek nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemko Medan menyalurkan sejumlah bantuan, di antaranya hibah Rp50 juta untuk renovasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta dan paket Ramadan, bantuan akta pendirian koperasi masjid, 100 polybag bibit cabai, satu set tenis meja, satu set buku dan rak buku, serta santunan kepada anak-anak yatim piatu yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Medan.
Menariknya, Safari Ramadan kali ini juga dirangkai dengan pelayanan publik gratis di lokasi kegiatan, meliputi layanan kesehatan, administrasi kependudukan, serta pengajuan izin usaha. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah, salat magrib berjamaah, dan buka puasa bersama.
