MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan Edwin Sugesti Nasution mengimbau para pedagang di Kota Medan agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok secara tidak wajar menjelang Hari Raya Idulfitri. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat yang kerap menghadapi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.
Menurut Edwin Sugesti, momentum Lebaran seharusnya menjadi waktu untuk saling membantu dan berbagi kebahagiaan, bukan justru dimanfaatkan untuk meraup keuntungan berlebihan dengan menaikkan harga kebutuhan pokok secara tidak terkendali.
“Momentum Lebaran seharusnya menjadi waktu untuk saling membantu, bukan justru membebani masyarakat dengan lonjakan harga,” kata Edwin Sugesti, Selasa (10/3/2026) di Medan.
Lonjakan Permintaan Jelang Lebaran Harus Disikapi Bijak
Edwin menjelaskan bahwa setiap tahun menjelang Lebaran biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai bahan kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging.
Kondisi tersebut sering dimanfaatkan oleh sebagian oknum pedagang untuk menaikkan harga secara berlebihan demi meraih keuntungan lebih besar.
Menurutnya, praktik seperti itu tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga dapat memicu ketidakstabilan harga di pasar yang pada akhirnya berdampak pada daya beli masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kenaikan harga yang tidak terkendali akan sangat memberatkan masyarakat, khususnya bagi kalangan ekonomi menengah ke bawah yang sangat bergantung pada stabilitas harga kebutuhan pokok.
Oleh karena itu, Edwin mengingatkan para pedagang untuk tetap menjaga harga tetap stabil dan tidak memanfaatkan momentum hari besar keagamaan untuk kepentingan sepihak.
Pemko Diminta Perketat Pengawasan Harga di Pasar
Selain mengimbau pedagang, Edwin Sugesti juga meminta Pemerintah Kota Medan melalui instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional maupun modern.
Menurutnya, pengawasan rutin sangat diperlukan untuk memastikan tidak terjadi praktik penimbunan barang maupun permainan harga yang merugikan konsumen.
Ia menilai bahwa peran pemerintah sangat penting dalam menjaga stabilitas harga, terutama pada masa-masa rawan lonjakan harga seperti menjelang Idulfitri.
Pengawasan yang intensif juga diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka menjelang Lebaran.
Pedagang Diajak Jaga Kepercayaan Konsumen
Edwin juga mengajak para pedagang untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat sebagai konsumen dengan tetap mengedepankan prinsip kejujuran dalam berdagang.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam keberlangsungan usaha para pedagang di pasar.
Dengan menjaga harga tetap wajar dan tidak memanfaatkan situasi, pedagang dinilai dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara penjual dan pembeli.
“Momentum Lebaran adalah waktu berbagi kebahagiaan. Saya berharap para pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan dan tetap mempertimbangkan kondisi masyarakat,” ujar Edwin dalam keterangannya kepada wartawan.
Stabilitas Harga Diharapkan Jaga Daya Beli Masyarakat
Edwin berharap, dengan adanya kesadaran dari para pedagang serta pengawasan yang maksimal dari pemerintah, stabilitas harga kebutuhan pokok di Kota Medan dapat tetap terjaga.
Stabilitas harga dinilai sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ia juga menilai bahwa kestabilan harga bahan pokok akan membantu masyarakat menyambut Lebaran dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan tanpa terbebani oleh lonjakan harga yang tidak wajar.
Dengan kerja sama antara pedagang, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan suasana menjelang Idulfitri di Kota Medan tetap kondusif serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh warga.
