-->

Palang Pintu KA Rusak, Kepala Sekolah di Sergai Tertabrak Kereta Sri Bilah Utama

Palang pintu perlintasan kereta api di Dusun I, Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), yang biasanya berfungsi, dil

Editor: PoskotaSumut.id author photo


SERDANG BEDAGAI
— Palang pintu perlintasan kereta api di Dusun I, Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), yang biasanya berfungsi, dilaporkan tidak beroperasi saat kereta melintas. Perlintasan tersebut memang dikenal rawan kecelakaan dan kerap memakan korban jiwa.

Akibat tidak berfungsinya palang pintu KA tersebut, kecelakaan pun tak terhindarkan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus Kepala Sekolah, Riana Sihombing (58), warga Dusun VI, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, mengalami luka serius setelah mobil yang dikemudikannya tertabrak kereta api, Senin (2/3/2026) sore.

Informasi ini disampaikan Kasat Lantas Polres Sergai AKP Fauzul Arrasy melalui Kanit Gakkum Ipda Juarno kepada wartawan, Senin malam, melalui pesan WhatsApp.

Menurut keterangan saksi-saksi yang dihimpun pihak kepolisian, mobil penumpang Toyota Kijang Innova warna putih BK 1263 XAG yang dikemudikan korban melaju dari arah Jalan Besar Desa Sei Buluh menuju Desa Lubuk Bayas (arah Pantai Klang).

Saat tiba di lokasi kejadian, palang pintu perlintasan KA dalam kondisi rusak atau tidak berfungsi. Diduga karena kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan kondisi kanan-kiri rel, korban tetap melintas. Pada saat bersamaan, melaju kereta api penumpang KA Sri Bilah Utama U54 dari arah Medan menuju Rantau Prapat, yang dikemudikan Masinis Muhammad Septiandi Anggriawan dengan Asisten Masinis Boyke Opic Chandra.

Tabrakan pun terjadi antara bagian depan kiri mobil Kijang Innova dengan bagian depan kanan kereta api. Mobil korban sempat terseret dan mengalami kerusakan parah.

Akibat kejadian tersebut, Riana Sihombing mengalami luka cukup serius, di antaranya kepala robek, nyeri di bagian dada, serta sempat tidak sadarkan diri. Korban langsung dievakuasi ke RSU Sultan Sulaiman di Desa Firdaus untuk mendapatkan perawatan medis.

Untuk kepentingan penyelidikan, mobil korban diamankan di kantor Unit Gakkum Pos Lantas Sei Sinenggi. Sementara itu, kereta api Sri Bilah Utama U54 melanjutkan perjalanan ke Rantau Prapat setelah masinis dimintai keterangan oleh petugas.

Informasi terbaru yang diterima pada malam hari menyebutkan, karena kondisi luka yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RS Adam Malik di Medan untuk penanganan lebih lanjut.

Diketahui, selain berstatus ASN dan guru, Riana Sihombing saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah SD Negeri di Firdaus. Korban juga merupakan istri almarhum J. Simatupang, yang semasa hidup berprofesi sebagai wartawan di Harian Realitas.

Share:
Komentar

Berita Terkini