-->

AJB dan SHMSRS Tak Kunjung Terbit, Penghuni Podomoro City Deli Siap Gelar Aksi

Belasan penghuni dan pemilik unit di Apartemen Podomoro City Deli Medan berencana menggelar aksi unjuk rasa damai pada Kamis siang, 9 April 2026. Aksi

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN — Belasan penghuni dan pemilik unit di Apartemen Podomoro City Deli Medan berencana menggelar aksi unjuk rasa damai pada Kamis siang, 9 April 2026. Aksi tersebut dipicu belum diterbitkannya Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) yang hingga kini dinilai menjadi persoalan utama bagi para pembeli unit.

Para penghuni menilai keterlambatan penerbitan dokumen kepemilikan tersebut telah menimbulkan ketidakpastian hukum terhadap status kepemilikan unit yang telah mereka beli.

Koordinator aksi, Paulus, mengatakan bahwa penerbitan AJB dan SHMSRS merupakan hak dasar pembeli yang seharusnya segera dipenuhi oleh pihak pengembang setelah transaksi dilakukan.

"Kami menuntut agar pihak pengembang segera memproses dan menerbitkan AJB serta menyerahkan SHMSRS kepada para pembeli. Dokumen ini sangat penting sebagai bukti sah kepemilikan unit yang kami miliki," ujar Paulus saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, tanpa adanya AJB dan SHMSRS, para penghuni merasa berada dalam posisi yang tidak aman secara hukum, meskipun telah melakukan pembayaran sesuai kewajiban.

"Kami sudah memenuhi kewajiban sebagai pembeli, tetapi hingga kini dokumen kepemilikan belum juga diterbitkan. Hal ini tentu menimbulkan keresahan di kalangan penghuni," tambahnya.

Warga Juga Tuntut Pengembalian BPHTB

Selain menuntut penerbitan dokumen kepemilikan, para penghuni juga meminta pengembalian dana Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dinilai belum diselesaikan secara jelas oleh pihak terkait.

Permasalahan tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong warga untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi damai.

Paulus menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya melakukan komunikasi dengan pengembang, namun hingga saat ini belum ada penyelesaian konkret terkait penerbitan dokumen tersebut.

"Kami berharap ada itikad baik dari pihak pengembang untuk menyelesaikan persoalan ini secepatnya, sehingga hak-hak pembeli dapat terpenuhi," tegasnya.

Aksi Diharapkan Dorong Penyelesaian

Aksi unjuk rasa yang direncanakan tersebut akan digelar secara damai dan terorganisir, dengan sedikitnya 15 orang penghuni yang akan menyampaikan aspirasi secara langsung.

Para penghuni berharap langkah ini dapat mendorong pihak pengembang untuk segera memberikan solusi yang jelas dan memastikan seluruh proses administrasi kepemilikan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengembang belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan penghuni mengenai penerbitan AJB dan SHMSRS.

Share:
Komentar

Berita Terkini