MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi melantik 76 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota Medan itu, Rico Waas memberikan peringatan tegas berupa tenggat waktu (deadline) enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan hasil kerja nyata.
Dari total pejabat yang dilantik, tiga di antaranya merupakan Pejabat Tinggi Pratama (eselon II), yakni Benny Sinomba Siregar sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan, Khairul Azmi, S.STP sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), serta Irsan Idris Nasution sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan.
Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan atau kenaikan karier, melainkan amanah besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Bukan permasalahan jabatan yang terpenting, tapi pengabdian kepada masyarakat adalah yang utama. Bagaimana membangun dan mengubah kota ada di tangan saudara-saudara semuanya,” kata Rico Waas.
Ia menegaskan, kinerja seluruh pejabat akan dipantau secara ketat, terutama pada dinas-dinas strategis seperti Dinas Perhubungan, Dinas SDABMBK, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
“Kami memberikan tenggat waktu. Apabila dalam waktu enam bulan tidak ada perubahan dari tempat saudara-saudara dilantik, kami pastikan akan dilakukan evaluasi,” tegasnya.
Selain menuntut percepatan kinerja, Rico Waas juga mengingatkan seluruh pejabat agar bekerja dengan penuh tanggung jawab serta tidak menyalahgunakan kewenangan yang diberikan.
“Jangan salahgunakan jabatan dan kewenangan saudara-saudara. Pastikan setiap keputusan yang saudara buat adalah untuk masyarakat Kota Medan,” imbuhnya.
Fokus Pembenahan Parkir, Infrastruktur, dan Literasi
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyoroti tiga sektor krusial yang harus segera dibenahi tahun ini, yakni sistem parkir, percepatan infrastruktur, serta penguatan literasi.
Kepada Dinas Perhubungan, ia menegaskan perlunya transformasi total dalam pengelolaan parkir di Kota Medan, termasuk penertiban juru parkir liar yang kerap meresahkan masyarakat.
“Dinas Perhubungan saya minta melakukan transformasi total pada sistem perparkiran. Tidak ada lagi tempat bagi juru parkir liar yang meresahkan warga,” tegasnya.
Sementara itu, sektor infrastruktur di bawah Dinas SDABMBK juga menjadi perhatian serius. Rico Waas meminta percepatan penanganan jalan rusak, pembangunan trotoar, serta pengendalian banjir yang selama ini masih menjadi persoalan di Kota Medan.
“Sudah lama kita tidak memiliki pejabat definitif di sana, maka tahun ini kerjanya harus benar-benar cepat dan segera dikebut,” ujarnya.
Di bidang literasi, Rico Waas mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk melakukan inovasi dan tidak terjebak dalam pola kerja lama.
“Transformasi dari dunia pendidikan formal ke dunia literasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih menarik bagi anak-anak,” pungkasnya.
BKPSDM Akan Pantau Disiplin dan Kinerja ASN
Selain pejabat eselon II, Rico Waas juga memberikan motivasi kepada pejabat di level menengah untuk terus meningkatkan kinerja dan menunjukkan kelayakan untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi di masa mendatang.
Ia menegaskan bahwa Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan terus memantau kedisiplinan serta capaian kinerja seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, Ketua Dharma Wanita Kota Medan Ismiralda Wiriya Alrahman, para asisten, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
