-->

GARPU Dorong Diskoperindag Medan Fokus Dampingi UMKM, Rizki Lubis: Jangan Sekadar Bantu Lalu Ditinggal

Ketua Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) Kota Medan M Afri Rizki Lubis mendorong Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN – Ketua Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) Kota Medan M Afri Rizki Lubis mendorong Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Medan lebih fokus meningkatkan pemberdayaan pedagang kecil dan pelaku UMKM di Medan.

Menurut Rizki, keberadaan pelaku UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Medan.

Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan, Jumat (15/5/2026), menanggapi kondisi pedagang kecil dan pelaku UMKM seiring program GARPU dalam membantu para pelaku usaha di Kota Medan.

Rizki yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi IV DPRD Medan meminta Diskoperindag melakukan pendataan menyeluruh terhadap pelaku UMKM agar seluruh program bantuan tepat sasaran.

Ia menilai pemerintah tidak cukup hanya memberikan bantuan modal atau pelatihan, tetapi juga harus melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha penerima bantuan.

“Bagi pelaku usaha yang telah mendapat bantuan modal dan lainnya, Diskoperindag supaya menindaklanjuti apakah bantuan dimaksud berhasil atau tidak dan kemudian dapat dievaluasi kembali. Jadi jangan sekadar bantu lalu diabaikan,” tegas politisi Partai NasDem tersebut.

Rizki menambahkan, GARPU sebagai organisasi sayap Partai NasDem siap berkolaborasi dengan Diskoperindag dalam pemberdayaan pedagang kecil dan UMKM.

Menurutnya, GARPU memiliki sejumlah program yang dapat mendukung penguatan ekonomi kerakyatan, mulai dari pendampingan usaha, advokasi hak pedagang, bantuan legalitas usaha, hingga penguatan akses permodalan.

“Ini akan kita jalankan bersama Diskoperindag agar pelaku usaha lebih maju dan naik kelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, GARPU juga ingin menjadi jembatan antara pedagang dan UMKM dengan pemerintah, khususnya dalam pengurusan izin lapak, bantuan modal usaha, hingga penanganan praktik pungutan liar (pungli).

“GARPU akan bersinergi dengan stakeholder, mengajak Diskoperindag dan perbankan membuat program yang benar-benar nyambung dengan kebutuhan pedagang kecil,” pungkasnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini