-->

Sumut Jadi Tuan Rumah GEOPARK 2026, Sejumlah Agenda Disiapkan di Kawasan Danau Toba

Sumatera Utara dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan GEOPARK 2026 yang akan digelar di kawasan Danau Toba. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut set

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN – Sumatera Utara dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan GEOPARK 2026 yang akan digelar di kawasan Danau Toba. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut setelah kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark kembali mendapatkan pengakuan dalam jaringan geopark dunia pada 2025 lalu.

Hal ini disampaikan Kabid pengembangan Destinasi Kreatif Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara, Adry Ginting , Selasa (24/6/2026). Diskusi tersebut membahas berbagai persiapan serta rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam event GEOPARK 2026.

Andry menjelaskan, penunjukan Sumut sebagai tuan rumah menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata berbasis geologi, budaya, dan ekonomi kreatif.

“Sumatera Utara terpilih sebagai tuan rumah untuk kegiatan GEOPARK 2026. Ini tentu menjadi kebanggaan dan akan kita sambut dengan berbagai rangkaian kegiatan,” ujar perwakilan Dinas Pariwisata Sumut.

Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 1 Juli 2026 melalui agenda gala dinner di Parapat. Kegiatan tersebut akan menjadi penyambutan bagi para peserta geopark dari dalam maupun luar negeri, termasuk kepala daerah dari kabupaten yang berada di kawasan Danau Toba.

Pada 2 Juli 2026, peserta akan melakukan perjalanan dari Parapat menuju Pulau Samosir menggunakan kapal feri. Dalam perjalanan tersebut, akan dilakukan sejumlah kegiatan lingkungan, seperti penanaman pohon untuk penghijauan kawasan Parapat serta penaburan bibit ikan di sekitar Batu Gantung.

“Penaburan bibit ikan nanti akan kita koordinasikan terlebih dahulu agar jenis ikan yang ditebar tidak mengganggu ekosistem yang ada,” jelasnya.

Puncak acara GEOPARK 2026 akan digelar di kawasan Waterfront City Samosir. Dalam kegiatan tersebut akan ditampilkan berbagai atraksi seni budaya, pertunjukan, serta pameran produk ekonomi kreatif.

Selain itu, panitia juga menyiapkan sekitar 70 bazar UMKM yang akan menghadirkan produk lokal, pameran geosite, serta informasi mengenai geopark dari berbagai daerah di Indonesia maupun peserta internasional.

Setelah rangkaian kegiatan utama di Samosir, agenda akan dilanjutkan dengan seminar geopark di kawasan Karo. Seminar tersebut akan menghadirkan peserta dari berbagai negara serta para ahli yang akan membahas pengelolaan geopark dan pengembangan geosite di kawasan Danau Toba.

Melalui pelaksanaan GEOPARK 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap kegiatan ini dapat memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi wisata dunia sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Turut hadir pada kesempatan tersebut General Manajer Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark Dr. Azizul Kholis, SE, M.Si, M.Pd, CMA, CSRS didampingi Divisi Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Dra. Debbie Riauni Panjaitan, M.Th, Divisi Kerja Sama, Promosi, dan Publikasi Tikwan Raya Siregar, SS, M.Si, Divisi Pendidikan, Konservasi, dan Pemberdayaan Masyarakat Ovi Vensus Hamubaon Samosir, S.Sos, M.Si

Share:
Komentar

Berita Terkini