-->

Dua Pelajar Kritis Usai Sepeda Motor Bersenggolan dengan Truk Sawit di Paluta

Suasana pagi yang biasanya dipenuhi aktivitas para pelajar menuju sekolah berubah mencekam setelah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Gunu

Editor: PoskotaSumut.id author photo


PALUTA – Suasana pagi yang biasanya dipenuhi aktivitas para pelajar menuju sekolah berubah mencekam setelah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Gunung Tua-Langgapayung, tepatnya di Desa Situmbaga, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Dua pelajar yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario tanpa pelat nomor polisi mengalami kecelakaan setelah bersenggolan dengan sebuah truk pengangkut kelapa sawit bernomor polisi BK 8303 LC.

Benturan keras membuat kedua korban, seorang pelajar laki-laki dan perempuan, terjatuh ke badan jalan dan mengalami kondisi kritis. Keduanya dilaporkan tidak sadarkan diri sesaat setelah insiden terjadi.

Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan memberikan pertolongan. Dengan sigap, warga mengevakuasi kedua korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

"Aksi cepat masyarakat sangat membantu proses penyelamatan korban sebelum petugas tiba di lokasi," ujar salah seorang warga.

Petugas Unit Lalu Lintas Polsek Padang Bolak, Polres Tapanuli Selatan, tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dipimpin langsung Kanit Lantas Ipda M. Hutabarat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Sementara itu, sopir truk pengangkut kelapa sawit yang terlibat dalam kecelakaan bersikap kooperatif dan langsung dibawa ke Kantor Unit Lantas Polsek Padang Bolak guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelengkapan kendaraan, kondisi jalan, serta kelayakan dan usia pengendara.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama bagi kalangan pelajar. Penggunaan kendaraan tanpa pelat nomor serta berkendara tanpa memenuhi syarat usia dan administrasi dinilai berisiko tinggi dan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Jalan lintas yang setiap hari dilalui para pelajar dan masyarakat umum seharusnya menjadi ruang yang aman bagi seluruh pengguna jalan. Karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran berlalu lintas serta pengawasan dari berbagai pihak guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi kedua korban masih dalam penanganan medis dan pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap kecelakaan tersebut.

Share:
Komentar

Berita Terkini