MEDAN – Di tengah kebutuhan pembangunan Kota Medan yang terus meningkat, Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperkuat kemampuan keuangan daerah dengan menggali potensi pendapatan baru sekaligus melakukan efisiensi pengelolaan anggaran.
Dorongan tersebut disampaikan Fraksi NasDem dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025, di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (15/6/2026).
Pandangan Fraksi NasDem disampaikan oleh Dr. Faisal Arbi. Ia mengatakan, laporan pertanggungjawaban APBD bukan hanya sekadar bentuk administrasi, tetapi menjadi momentum evaluasi sejauh mana anggaran yang telah digunakan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan Kota Medan ke depan membutuhkan dukungan pembiayaan yang semakin besar. Apalagi jumlah penduduk Kota Medan yang telah melampaui dua juta jiwa membuat kebutuhan pelayanan publik juga semakin kompleks.
“Prioritas pembangunan kota harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang berkelanjutan, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” ujar Faisal saat membacakan pandangan Fraksi NasDem.
Fraksi NasDem menilai Pemko Medan perlu lebih agresif mencari sumber-sumber pendapatan daerah, baik melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan, maupun sumber pendapatan sah lainnya.
Namun, peningkatan pendapatan menurut NasDem harus berjalan seimbang dengan pengawasan penggunaan anggaran. Sebab, tanpa efisiensi dan tata kelola yang baik, peningkatan pendapatan tidak otomatis berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“Jika kita tidak dapat menggali potensi-potensi baru untuk menambah pendapatan atau tidak mampu melakukan efisiensi serta menutup kebocoran di berbagai sektor, maka tujuan pembangunan untuk menyejahterakan masyarakat akan sulit tercapai,” tegas Faisal.
Fraksi NasDem juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan Kota Medan ke depan semakin besar. Kebutuhan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga program sosial membutuhkan perencanaan anggaran yang matang dan tepat sasaran.
Karena itu, Fraksi NasDem mendorong agar setiap program pembangunan benar-benar memiliki dampak nyata bagi masyarakat, bukan hanya terserap secara administratif dalam laporan keuangan daerah.
“Pengelolaan keuangan daerah harus semakin efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” katanya.
Dengan berbagai catatan tersebut, Fraksi NasDem menyatakan tetap mendukung upaya pembangunan Kota Medan yang lebih maju, namun meminta Pemko Medan memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal bagi warga.
Pemerintah Kota Medan selanjutnya akan memberikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat paripurna lanjutan sesuai tahapan pembahasan Ranperda LPj APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025.
