-->

Polrestabes Medan Kerahkan 280 Personel, Cegah Kebangkitan Barak Narkoba di Jermal

Polrestabes Medan menggelar patroli skala besar di kawasan Jermal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (1/6/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan

Editor: PoskotaSumut.id author photo

Tim Gabungan Polrestabes Medan Gempur Jermal, Senin (1/6/2026).

MEDAN
– Polrestabes Medan menggelar patroli skala besar di kawasan Jermal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (1/6/2026) dini hari. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif sekaligus menekan angka kejahatan jalanan dan peredaran narkoba.

Patroli gabungan tersebut melibatkan berbagai satuan fungsi di lingkungan Polrestabes Medan, termasuk Tim Khusus JCS (Jaga Cegah Sigap) dan personel Satbrimob Polda Sumatera Utara. Sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas menjadi sasaran utama dalam kegiatan tersebut.

Kawasan Jermal menjadi fokus patroli setelah adanya indikasi upaya sejumlah pihak untuk kembali menghidupkan praktik peredaran narkoba yang sebelumnya telah dibersihkan aparat kepolisian.

Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Dhana Noer Kurniawan, mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan wilayah tersebut tetap aman dari aktivitas ilegal.

“Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini kami lakukan sebagai langkah antisipasi. Jermal ini sebelumnya sudah dibersihkan, sehingga kami ingin memastikan praktik serupa tidak terulang lagi,” ujar Dhana.

Ia menjelaskan, sebanyak 280 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Personel berasal dari berbagai satuan, mulai dari Satreskrim, Satresnarkoba, Satlantas, Satsamapta, Timsus JCS hingga bantuan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Brimob Polda Sumut.

“Ada 280 petugas gabungan yang kami kerahkan, termasuk BKO dari Brimob Polda Sumut,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, mengungkapkan bahwa dalam patroli tersebut petugas menemukan sebuah bangunan kosong tertutup yang diduga akan dijadikan lokasi baru aktivitas narkoba dengan pola yang berbeda dari sebelumnya.

Menurut Rafli, para pelaku diduga mulai mengubah modus operandi dengan memanfaatkan bangunan tertutup untuk menyamarkan aktivitas mereka dari pantauan aparat maupun masyarakat.

“Ada indikasi praktik narkoba di tempat ini akan dihidupkan kembali dengan pola yang berbeda. Dahulunya, di tempat ini barak-barak narkoba berdiri secara terbuka dan terang-terangan. Kini kami mendeteksi adanya upaya berkamuflase di dalam bangunan kosong,” jelasnya.

Untuk mencegah bangunan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana aktivitas narkoba, petugas langsung melakukan tindakan dengan menyita dan memusnahkan sejumlah fasilitas yang ditemukan di lokasi, seperti kursi dan meja yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas tersebut.

Barang-barang tersebut kemudian dihancurkan dan dibakar agar tidak dapat digunakan kembali.

“Kami akan mempersempit ruang gerak pelaku narkoba di tempat ini. Akan kami kikis dari hulu sampai hilir. Jermal merupakan daerah pantauan kami dan tidak akan ada ruang bagi setiap pelaku narkoba,” tegas Rafli.

Polrestabes Medan memastikan patroli dan pengawasan di kawasan rawan narkoba akan terus ditingkatkan guna menjaga keamanan masyarakat serta mencegah munculnya kembali lokasi-lokasi yang menjadi sarang penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Share:
Komentar

Berita Terkini