BANDA ACEH – Menghafal Al-Qur'an membutuhkan konsentrasi, ketenangan, serta konsistensi. Karena itu, Rumah Tahfizh Al-Qur'an (RTQ) Al-Furqan Banda Aceh tidak hanya berfokus pada metode dan target hafalan, tetapi juga berupaya menghadirkan lingkungan yang nyaman dan kondusif bagi para santri.
Bagi RTQ Al-Furqan, kenyamanan menjadi salah satu unsur penting yang mendukung proses pendidikan. Hal ini terutama bagi santri yang mengikuti program berasrama dan menjalani sebagian besar aktivitas sehari-hari di lingkungan rumah tahfizh.
Direktur RTQ Al-Furqan Banda Aceh, Ustazah Yiyi Hissiyah, S.Pd.I., al-Hafizhah, mengatakan lingkungan yang mendukung sangat dibutuhkan santri agar mereka dapat menjalani proses menghafal, murajaah, beribadah, hingga beristirahat secara optimal.
“Santri tidak hanya datang untuk belajar beberapa jam, tetapi ada yang tinggal dan menjalani kesehariannya di sini. Karena itu, kami berusaha menciptakan lingkungan yang nyaman agar mereka bisa lebih fokus menjalani proses menghafal dan menjaga Al-Qur’an,” ujarnya.
Kamar Ber-AC dan Konsumsi Tiga Kali Sehari
Salah satu bentuk perhatian RTQ Al-Furqan terhadap kenyamanan santri diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas yang menunjang kebutuhan sehari-hari.
Bagi santri yang tinggal di asrama, RTQ Al-Furqan menyediakan kamar ber-AC. Fasilitas tersebut diharapkan memberikan kenyamanan, terutama ketika santri beristirahat setelah mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran tahfizh dan aktivitas lainnya.
Selain tempat tinggal, kebutuhan konsumsi juga menjadi perhatian lembaga. Para santri mendapatkan makan tiga kali sehari dengan makanan yang disiapkan oleh tenaga juru masak.
Dengan pola tersebut, kebutuhan makan santri selama mengikuti program telah dipersiapkan sehingga mereka dapat lebih berkonsentrasi menjalani aktivitas pendidikan, ibadah, dan menghafal Al-Qur’an.
“Kenyamanan bukan berarti bermewah-mewahan. Bagi kami, kenyamanan adalah ketika kebutuhan dasar santri terpenuhi dengan baik sehingga energi dan pikiran mereka dapat lebih diarahkan kepada proses belajar dan menghafal Al-Qur’an,” tambah Ustazah Yiyi.
Kenyamanan Mendukung Konsistensi Hafalan
Menghafal Al-Qur’an merupakan proses yang membutuhkan waktu dan ketekunan. Santri tidak hanya dituntut menambah hafalan baru, tetapi juga melakukan murajaah secara rutin untuk mempertahankan hafalan yang telah diperoleh.
Karena itu, waktu istirahat yang cukup, tempat tinggal yang nyaman, konsumsi teratur, kebersihan, serta suasana belajar yang kondusif menjadi bagian yang saling berkaitan dalam keseharian santri.
RTQ Al-Furqan berupaya membangun pola keseharian yang teratur, mulai dari waktu belajar, halaqah, ibadah, makan hingga beristirahat.
Namun, kenyamanan tersebut tetap berjalan beriringan dengan kedisiplinan.
Santri dibimbing untuk menjaga kebersihan dan ketertiban, menerapkan adab dalam keseharian, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap fasilitas dan lingkungan tempat mereka tinggal.
Nyaman Bukan Berarti Terlena
RTQ Al-Furqan memandang fasilitas yang nyaman bukan sebagai sarana untuk memanjakan santri.
Sebaliknya, kenyamanan diharapkan menjadi pendukung agar santri memiliki kondisi fisik dan mental yang lebih baik dalam menjalani pendidikan secara disiplin.
Fasilitas yang disediakan juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Santri dibiasakan menjaga kebersihan kamar dan lingkungan, merawat fasilitas yang digunakan, menghargai makanan, serta membangun pola hidup yang tertib.
Dengan pendekatan tersebut, RTQ Al-Furqan berupaya menciptakan lingkungan tahfizh yang menyeimbangkan kenyamanan, kedisiplinan, pembinaan karakter, dan pencapaian hafalan.
“Harapannya, santri merasa RTQ Al-Furqan sebagai rumah untuk bertumbuh bersama Al-Qur’an. Mereka nyaman untuk belajar, tetapi tetap memiliki disiplin, tanggung jawab dan target yang harus dicapai,” jelas Ustazah Yiyi.
Terus Berbenah Tingkatkan Kualitas Lingkungan Belajar
RTQ Al-Furqan menyadari bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kurikulum dan metode tahfizh.
Sarana dan prasarana, pelayanan, konsumsi, kebersihan, hingga kualitas lingkungan tempat tinggal santri juga menjadi bagian yang perlu terus dievaluasi dan ditingkatkan.
Melalui penyediaan kamar ber-AC, konsumsi tiga kali sehari yang disiapkan juru masak, serta lingkungan belajar dan asrama yang terus dibenahi, RTQ Al-Furqan berharap para santri dapat menjalani proses pendidikan dengan lebih nyaman dan fokus.
Bagi RTQ Al-Furqan, mencetak generasi penghafal Al-Qur’an bukan semata-mata tentang menetapkan target hafalan.
Lebih dari itu, diperlukan lingkungan yang mendukung agar santri mampu menjalani setiap tahapan pembelajaran dengan optimal, sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan dekat dengan Al-Qur’an.
Tentang RTQ Al-Furqan
Rumah Tahfizh Al-Qur’an (RTQ) Al-Furqan Banda Aceh merupakan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang berdiri pada 2021 dan berfokus pada pendidikan tahfizh, penguatan hafalan, serta pembinaan karakter dan kedisiplinan santri.
RTQ Al-Furqan mengembangkan berbagai program pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum, baik melalui program berasrama maupun non-asrama.
RTQ Al-Furqan Banda Aceh
Alamat: Jl. H. Bintang No. 153, Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh
WhatsApp: 0811 6872 409
Instagram: @rtqalfurqan
Email: rumahtahfizhalfurqanbandaaceh.gmail.com