DELI SERDANG – Seorang pria bernama Doni alias Doni Pake (40) tewas ditembak di Jalan Dusun 4, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (18/10/2026) malam.
Korban yang merupakan warga Kelurahan Tanjung Morawa Pekan, Kecamatan Tanjung Morawa, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah peluru mengenai bagian lehernya.
Peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat kejadian, Doni berada di dalam mobil Toyota Yaris berwarna putih bersama empat orang rekannya.
Usai ditembak, mobil yang dikendarai korban kehilangan kendali hingga menabrak sepeda motor dan tempat usaha milik warga di sekitar lokasi.
Informasi awal menyebutkan, pelaku diduga melakukan penembakan saat mengendarai sepeda motor. Namun, kronologi lengkap, identitas pelaku, serta motif penembakan masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H. Damanik, mengatakan petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan mengungkap peristiwa tersebut.
“Sedang olah TKP, untuk korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diautopsi,” kata Jonni.
Keluarga Sebut Ada Korban Lain
Peristiwa penembakan tersebut turut menjadi perhatian setelah pihak keluarga mengunggah informasi dan video terkait kejadian itu melalui media sosial.
Dalam unggahan akun Fitria Ulpaa, keluarga menyebut terdapat tiga orang yang terkena tembakan, termasuk Doni yang meninggal dunia. Namun, informasi mengenai jumlah korban lain tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian.
Keluarga juga menduga peristiwa itu berkaitan dengan aksi premanisme yang sebelumnya disebut meresahkan warga di kawasan Tanjung Morawa. Dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Video yang beredar memperlihatkan seorang pria bertelanjang dada dengan rompi terbuka berteriak meminta keadilan di area instalasi gawat darurat (IGD). Sejumlah warga, anggota keluarga, dan petugas kepolisian tampak berada di lokasi.
Melalui unggahan tersebut, keluarga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penembakan itu serta menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian, memastikan ada tidaknya korban lain, serta mencari pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya Doni.
