-->

Sukseskan MBG, Gubernur Bobby Nasution Targetkan 1.732 Dapur SPPG di Sumut

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menargetkan sebanyak 1.732 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan tahun ini harus menambah

Editor: PoskotaSumut.id author photo


SEIRAMPAH - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, menargetkan sebanyak 1.732 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan tahun ini harus menambah 200 dapur dari 77 dapur yang sudah ada.

Hal ini disampaikannya saat meninjau dapur SPPG yang ada di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Rabu 30 Juli 2025.

"Saat ini baru ada 77 dapur SPPG yang sudah berjalan,target kita akan ada 1.732 dapur dan tahun ini target kita harus berdiri 200 dapur SPPG. Untuk itu diperlukan semua pihak, mulai dari pemerintah sampai ke RT untuk lebih solid dan kompak berkolaborasi.  Kalau sendiri-sendiri, ya susah nyampainya,” ujarnya. Hadir pada saat itu Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan, Bupati Batubara Baharudin Siagian, Walikota Siantar, Bupati Labuhanbatu serta ribuan masyarakat sekitar serta relawan satuan pemenuhan gizi."ucapnya.


Ditegaskannya, program MBG ini bukan cuma soal kasih makan gratis ke anak-anak. Tapi juga soal ngasih peluang kerja buat masyarakat, khususnya para ibu. 

“Tadi saya lihat langsung, ibu-ibu kita semangat banget terlibat di dapur MBG. Artinya program ini ngasih dampak ekonomi juga,” tambahnya.

Menurut Bobby, kalau mau generasi Indonesia Emas 2045 beneran terwujud, investasinya harus dari sekarang. “Jangan tunggu 2040 baru sibuk. Sekarang waktunya. Kita butuh SDM yang sehat, cerdas, dan kuat, dan itu dimulai dari makanan yang mereka konsumsi hari ini,” tegasnya.


Dukungan juga datang dari Kantor Komunikasi Kepresidenan. Kepala Kantor, Hasan Nasbi, bilang kalau MBG bukan program dadakan. “Ini bukan mimpi Presiden Prabowo. Sudah ada naskah akademiknya sejak belasan tahun lalu. Bahkan 105 negara udah duluan jalankan program serupa,” katanya.

Hasan juga mengakui, Indonesia memang agak telat soal ini. “Kita ketinggalan 120 tahun dari Inggris. Bahkan India aja yang income-nya di bawah kita, udah mulai dari 30 tahun lalu. Tapi nggak apa-apa, yang penting sekarang kita mulai serius,” ungkapnya.


Deputi Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional, Tigor Pangaribuan, menyebut kalau program MBG ini bisa menggerakkan ekonomi Sumut sampai Rp17 triliun. “Satu dapur SPPG bisa layani 3.000 anak dan serap anggaran sekitar Rp10 miliar. Tapi itu sebanding dengan manfaatnya: anak kenyang, ibu punya kerjaan, ekonomi muter,” jelasnya.

Di sela kunjungan, rombongan juga menyambangi SMA Negeri 1 Seirampah yang sudah mulai rutin bagikan MBG sejak dua minggu terakhir. Suasananya? Penuh senyum. Para siswa tampak semangat dan puas dengan program ini.


Sabda Ananta Sinulingga, salah satu siswa SMAN 1 Sei Rampah, mengaku senang banget. “Lumayan banget sih ini. Orang tua jadi hemat, kita juga senang karena makanannya enak,” ujarnya sambil senyum lebar.

Hal senada juga disampaikan Louis Manurung, siswa lainnya. Dia bilang menu MBG yang disajikan bervariasi dan layak. “Pernah ada ayam, kadang ikan, daging juga pernah. Pokoknya mantap. Senanglah ada program ini,” kata Louis antusias.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen kuat dari semua pihak, harapan Sumatera Utara punya generasi sehat dan masa depan cerah lewat program MBG makin dekat jadi kenyataan. Gass terus, Pak Gubernur.(lilik)

Share:
Komentar

Berita Terkini