DAIRI - Sebuah truk boks ekspedisi mengalami kecelakaan maut di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Diduga akibat rem blong, truk yang membawa muatan 9 ton ini menewaskan seorang ibu dan putrinya. Minggu 31 Agustus 2025.
Kecelakaan nahas ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut saksi mata, truk boks yang datang dari arah Medan menuju Sidikalang melaju tak terkendali saat melintasi kawasan padat di Sumbul. Di depan Indomaret, truk itu tiba-tiba oleng dan menabrak seorang anak perempuan.
"Anak itu ditabrak di depan Indomaret. Ibunya yang ada di dekatnya berusaha menolong, tapi ikut tertabrak," ungkap salah seorang warga yang menyaksikan kejadian.
Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, namun nyawa mereka tidak bisa diselamatkan.
Tak berhenti sampai di situ, truk boks yang dikemudikan oleh Candra lesmana (25) bersama dua kernetnya, Supriadi (25) dan Windi Prayoga (21), terus melaju tak terkendali. Sekitar delapan rumah dari lokasi awal, tepatnya di samping Tutur Cafe, truk akhirnya terbalik setelah menabrak dua sepeda motor. Salah satu motor, Honda Revo, bahkan hancur tak berbentuk.
Bahkan mobil Pribadi Merek Avanza berwarna hitam BB 1934 YA yang terparkir didepan rumah warga ikut hancur tertabrak mobil Ekspedisi box tersebut.
Setelah kejadian, polisi dari Satlantas Polres Dairi langsung tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sopir dan dua kernet truk yang ketiganya merupakan warga Deli Serdang, langsung diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Kami sudah mengamankan sopir dan kernetnya. Saat ini, kami juga sedang mengevakuasi truk," kata Kasat Lantas Polres Dairi AKP Henry Polana Bangun.
AKP Henry menambahkan, muatan truk berupa keramik dan pelet ikan harus dikosongkan terlebih dahulu agar proses derek lebih mudah. Selain itu, dua unit sepeda motor yang menjadi korban tabrakan juga telah diamankan sebagai barang bukti di Polres Dairi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mendata kerugian yang timbul. Identitas lengkap kedua korban meninggal dunia masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang.(capah)