-->

Kebakaran Kembali Terjadi di Pekan Tanjung Beringin, Warga Keluhkan Damkar Pemkab Sergai Datang Terlambat

Wilayah Pekan Tanjung Beringin, yang dulunya dikenal sebagai Kota Bedagai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), kembali dih

Editor: PoskotaSumut.id author photo


SERDANG BEDAGAI – Wilayah Pekan Tanjung Beringin, yang dulunya dikenal sebagai Kota Bedagai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), kembali dihebohkan oleh peristiwa kebakaran.

Sehari setelah satu unit rumah toko (ruko) ludes terbakar, api kembali melahap satu unit rumah sekaligus tempat usaha Lucky Ponsel milik Ivanto alias Apin, warga Dusun IX Desa Pekan Tanjung Beringin, Jumat (6/2/2026) malam.

Menurut keterangan saksi di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.10 WIB, saat aktivitas usaha ponsel tersebut masih beroperasi.

“Waktu itu Lucky Ponsel masih buka. Tiba-tiba saya melihat kepulan asap keluar dari bagian atap bangunan,” ujar Kemek (46), salah seorang warga setempat.

Melihat kejadian itu, Kemek bersama warga sekitar langsung berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan lain yang berada di kawasan permukiman padat.

“Barang-barang masih sempat diselamatkan, api belum sempat membesar,” tambahnya.

Namun demikian, Kemek dan warga lainnya menyesalkan lambannya kedatangan mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemkab Sergai ke lokasi kejadian.

“Sudah sering terjadi kebakaran di sini, tapi Damkar selalu datang terlambat. Ini sangat berbahaya karena kawasan Bedagai padat penduduk dan rumah-rumah saling berdempetan,” keluhnya.

Warga pun berharap Pemkab Sergai dapat mendirikan pos pemadam kebakaran di wilayah Pekan Tanjung Beringin.

“Kalau anggarannya memungkinkan, kami berharap minimal satu unit mobil Damkar bisa siaga dan menetap di Bedagai,” ujar Kemek mewakili warga.

Saat kejadian, terlihat Kapolsek Tanjung Beringin AKP Syawaluddin bersama personel Polsek, personel Koramil 11/TB, serta Tim Inafis Polres Sergai turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Tanjung Beringin AKP Syawaluddin melalui Kanit Reskrim IPDA Restu Hutasuhut menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menduga kebakaran dipicu korsleting arus listrik.

“Dugaan sementara api berasal dari korsleting instalasi listrik di bagian atap bangunan,” jelas IPDA Restu.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, Camat Tanjung Beringin, Ahmadi Darma, yang turut meninjau lokasi kejadian, mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem pada musim kemarau.

“Kami mengimbau warga, khususnya di Desa Pekan yang padat penduduk, agar lebih berhati-hati dan rutin memeriksa instalasi listrik serta penggunaan alat elektronik,” ujarnya.

Terkait permintaan warga mengenai pos pemadam kebakaran, Ahmadi Darma membenarkan kebutuhan tersebut mengingat jarak pos Damkar yang cukup jauh dari Kecamatan Sei Bamban maupun Perbaungan.

“Kami akan menyampaikan aspirasi warga dan berupaya memohon kepada pemerintah daerah agar menyediakan satu unit mobil pemadam kebakaran yang siaga di Tanjung Beringin demi keselamatan masyarakat,” katanya.

Kapolsek Tanjung Beringin AKP Syawaluddin saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (7/2/2026) pagi, juga membenarkan kejadian tersebut.

“Sejak tadi malam lokasi sudah dipasang garis polisi dan personel terus melakukan patroli. Kami akan berkoordinasi dengan Forkopimcam, para kepala desa dan kepala dusun untuk mengimbau warga agar memeriksa kembali instalasi listrik di rumah masing-masing. Jangan sepelekan instalasi lama, karena kabel bisa lapuk atau rusak akibat usia maupun gigitan tikus,” tutupnya.

(biet)

Share:
Komentar

Berita Terkini