-->

Pj.Sekdaprov Sumut: Pemulihan Pascabencana Harus Jadikan Daerah Lebih Baik dan Tangguh

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak boleh sek

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN
– Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), Sulaiman Harahap, menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak boleh sekadar mengembalikan kondisi ke keadaan semula. Menurutnya, proses rehabilitasi dan rekonstruksi harus mampu membuat daerah terdampak menjadi lebih baik, lebih aman, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Sulaiman saat membuka Rapat Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) di Aula Gedung Binagraha, Kantor Bappelitbang Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 21 A, Kamis (5/2/2026).

“Pemulihan pascabencana harus menjadi momentum transformasi, dengan prinsip membangun kembali secara lebih baik, lebih aman, dan berkelanjutan. Dengan begitu, infrastruktur menjadi lebih kuat, tata ruang lebih tertib, dan masyarakat lebih siap menghadapi risiko di masa depan,” ujar Sulaiman.

Ia menjelaskan, terdapat empat arah kebijakan utama dalam rencana induk PRRP Sumut. Keempatnya meliputi penguatan data dan kajian dampak bencana, integrasi program rehabilitasi dan rekonstruksi, penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Menurut Sulaiman, keberhasilan rencana induk PRRP sangat bergantung pada peran aktif pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, serta kementerian dan lembaga, khususnya dalam penyusunan rencana aksi, alokasi anggaran, dan penguatan koordinasi lintas sektor.

“Keberhasilan PRRP tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan sinergi kuat antara pusat dan daerah agar pemulihan pascabencana berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbang Pemprov Sumut, Dikky Anugerah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kementerian dan lembaga yang telah berkontribusi dalam upaya pemulihan pascabencana di Sumut.

Menurutnya, sinergi lintas sektor tersebut menjadi modal penting dalam membangun daerah yang lebih tangguh dan siap menghadapi risiko bencana di masa mendatang.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAPPENAS serta seluruh kementerian dan lembaga yang telah memfasilitasi, mendampingi, dan memberikan dukungan nyata dalam penanggulangan dan pemulihan pascabencana di Sumut,” kata Dikky.

Rapat konsultasi publik ini turut dihadiri Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/BAPPENAS Medrilzam, pimpinan kementerian dan lembaga terkait, OPD Pemprov Sumut, OPD kabupaten/kota, akademisi, serta para pakar kebencanaan.

Share:
Komentar

Berita Terkini