BATU BARA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Kabupaten Batu Bara menjadi momentum refleksi bagi insan pers daerah. Ketua Harian SMSI Batu Bara, Gusti Sinaga, menyoroti kondisi perusahaan pers yang dinilai mulai tergerus di tengah pesatnya perubahan industri media saat ini.
Hal tersebut disampaikannya dalam rapat internal yang digelar usai kegiatan bakti sosial, Senin (16/3/2026).
“Perusahaan pers saat ini mulai tergerus. Kita perlu langkah konkret dengan merapatkan barisan agar tetap eksis sebagai pemilik perusahaan pers,” tegas Gusti.
Menurutnya, tantangan media siber kini semakin kompleks. Tidak hanya menghadapi persaingan arus informasi yang kian cepat, tetapi juga perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin digital dan instan.
Karena itu, ia menilai sinergi antaranggota SMSI menjadi kunci utama untuk menjaga keberlangsungan perusahaan pers, khususnya di daerah.
Momentum Refleksi dan Aksi Sosial
Peringatan HUT ke-9 SMSI di Batu Bara tidak hanya diisi dengan refleksi internal organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Ketua SMSI Batu Bara, Alpian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan sekitar, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan, terutama kepada anak yatim dan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan anak yatim menerima santunan. Selain itu, ratusan paket takjil juga dibagikan kepada para pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.
Aksi sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran SMSI Batu Bara dinilai tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga hadir memberi manfaat nyata di tengah masyarakat.
Perkuat Solidaritas Insan Pers
Dengan semangat kebersamaan, SMSI Batu Bara berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. Momentum HUT ke-9 ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas serta profesionalisme perusahaan pers siber.
Selain itu, SMSI menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan regulasi yang berlaku, serta tetap berpihak pada kepentingan publik.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mulai dari aksi sosial hingga pembahasan internal organisasi yang menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan industri media ke depan.
