-->

Kunjungan Wisatawan Lebaran 2026 di Sumut Tembus Ratusan Ribu, Danau Toba Masih Jadi Magnet Utama

Kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 di Sumatera Utara menunjukkan tren positif. Meski data belum sepenuhnya masuk dari seluruh kabupaten/kot

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN
– Kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026 di Sumatera Utara menunjukkan tren positif. Meski data belum sepenuhnya masuk dari seluruh kabupaten/kota, jumlah sementara yang dihimpun sudah mencapai ratusan ribu pengunjung, dengan kawasan Danau Toba masih menjadi magnet utama wisatawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, mengungkapkan bahwa khusus kawasan Danau Toba, data sementara yang masuk baru berasal dari lima kabupaten dengan total 107.019 wisatawan.

"Dari jumlah itu, kunjungan tertinggi berasal dari Kabupaten Samosir sebanyak 82.339 orang. Disusul Kabupaten Karo 11.727 pengunjung, Humbang Hasundutan 5.661, Tapanuli Utara 4.289, dan Pakpak Bharat 3.009," ujar Yuda saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (1/4/2026).

Data Tiga Kabupaten Masih Menyusul

Yuda menjelaskan, tiga kabupaten lain di kawasan Danau Toba yakni Simalungun, Toba, dan Dairi masih dalam proses penginputan data.

Meski demikian, pergerakan wisatawan tidak hanya terpusat di Danau Toba, tetapi juga terlihat signifikan di berbagai wilayah lain di Sumatera Utara.

Pantai Timur hingga Sergai Catat Lonjakan Wisatawan

Di kawasan Pantai Timur Sumut, Kota Medan mencatat kunjungan sekitar 23 ribu wisatawan selama libur Lebaran.

Sementara itu, Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai masing-masing mencatat belasan ribu pengunjung dan sekitar 5–8 ribu wisatawan.

Kabupaten Asahan dan Labuhanbatu Utara juga menunjukkan angka kunjungan cukup tinggi, yakni sekitar 8 ribu dan 13 ribu wisatawan.

Salah satu daerah dengan lonjakan signifikan adalah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), yang mencatat sekitar 60 ribu kunjungan wisatawan selama masa libur Lebaran.

Bukit Lawang dan Tangkahan Tarik Ribuan Pengunjung

Di wilayah Kabupaten Langkat, sejumlah destinasi unggulan seperti Bukit Lawang dan Tangkahan turut menyumbang angka kunjungan yang signifikan, dengan total mencapai 25.400 wisatawan.

Sementara itu, kawasan Pantai Barat yang meliputi Sibolga, Tapanuli Tengah, serta Nias Utara mencatat total kunjungan sekitar 35.886 wisatawan.

Wisatawan Mulai Menyebar ke Berbagai Daerah

Yuda menegaskan bahwa distribusi wisatawan saat ini tidak lagi terpusat di kawasan Danau Toba saja, melainkan mulai menyebar ke berbagai daerah di Sumatera Utara.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait infrastruktur dan akses menuju destinasi wisata.

"Banyak potensi wisata di kabupaten/kota yang belum bisa kami dorong maksimal karena akses dan fasilitasnya belum memadai. Kami tidak ingin promosi besar-besaran, tapi saat wisatawan datang justru tidak sesuai harapan," tegasnya.

Pariwisata Masih Dianggap Sektor Sekunder

Menurut Yuda, pengembangan sektor pariwisata di daerah juga masih menghadapi tantangan dari sisi prioritas kebijakan. Banyak pemerintah kabupaten/kota yang masih menempatkan pariwisata sebagai sektor sekunder.

"Pariwisata ini sering dianggap belum prioritas karena dampak ekonominya tidak langsung terasa. Daerah masih fokus pada pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur jalan," jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut juga terlihat dari struktur organisasi di sejumlah daerah yang masih menggabungkan dinas pariwisata dengan sektor lain seperti pemuda dan olahraga maupun koperasi.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa pariwisata belum menjadi sektor unggulan di sebagian daerah. Padahal, jika dikelola serius, dampaknya bisa besar terhadap perekonomian," pungkasnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini