MEDAN – Suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh keakraban menyelimuti Ballroom Hotel Santika Dyandra saat digelarnya acara Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan Ikatan Keluarga Alumni Magister Studi Pembangunan (IKA MSP) FISIP Universitas Sumatera Utara, Sabtu (4/4/2026).
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat serta berbagai elemen organisasi di Sumatera Utara.
Kehadiran kedua pimpinan Kota Medan itu disambut hangat oleh Ketua Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat sekaligus Ketua IKA MSP FISIP USU, Sugiat Santoso, bersama para pengurus yayasan, alumni, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang hadir dalam suasana penuh kebersamaan pasca Hari Raya Idulfitri.
Momentum Halal bi Halal ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen dan saling memaafkan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat. Rico Waas dan Zakiyuddin tampak berbaur dengan para undangan, menjalin komunikasi hangat serta mempererat tali silaturahmi yang selama ini telah terbangun.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa pembangunan Kota Medan tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh pemerintah daerah, melainkan membutuhkan dukungan serta keterlibatan aktif dari seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
"Insya Allah dari silaturahmi ini, kita memiliki semangat bersama untuk terus membangun Kota Medan yang kita cintai. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, butuh dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," kata Rico Waas.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Halal bi Halal seperti ini memiliki nilai strategis dalam mempererat hubungan emosional dan sosial di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga kondusivitas serta keharmonisan di Kota Medan.
Hal senada juga tercermin dari antusiasme para peserta yang hadir. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk saling bersalaman, bertukar cerita, serta mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin selama ini, khususnya di kalangan keluarga besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan alumni MSP FISIP USU.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Halal bi Halal ini juga diisi dengan aksi sosial yang sarat makna kepedulian terhadap sesama. Dalam rangkaian acara tersebut, panitia turut menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud nyata semangat berbagi di bulan Syawal.
Penyerahan santunan tersebut disambut haru oleh para penerima, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai solidaritas sosial dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, serta berbagai elemen lainnya dapat terus terjaga dan semakin kuat, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan Kota Medan menuju kota yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.
