-->

Festival Tari Serampang XII 2026 Resmi Ditutup, Bupati Sergai Dorong Jadi Agenda Nasional

Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, resmi menutup pagelaran Festival Tari Serampang XII 2026 yang berlangsung di Lapangan Segi Tiga, Kelura

Editor: PoskotaSumut.id author photo


SERDANG BEDAGAI — Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, resmi menutup pagelaran Festival Tari Serampang XII 2026 yang berlangsung di Lapangan Segi Tiga, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sabtu (16/5/2026) malam.

Pagelaran budaya Melayu tersebut turut dihadiri Sultan Deli bergelar Sultan Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alam Shah, Sultan Serdang Tuanku Achmad Thala’a Syariful Alamsyah, Raja Bedagai Tengku Achmad Syafei Pangeran Nara Kelana, unsur Forkopimda Sergai, Ketua TP PKK Sergai Rosmaida Saragih, Ketua KONI Sergai H. Usman Effendi Sitorus atau Haji Ustor, Camat Perbaungan Elmiati, serta sejumlah undangan lainnya.

Acara penutupan diawali dengan penampilan tarian Melayu ciptaan Guru Sauti yang dibawakan para cucu pencipta Tari Serampang XII asal Perbaungan.

Meski sebagian besar penampil telah lanjut usia, mereka tetap tampil energik dan berhasil memukau para penonton yang hadir dalam pagelaran budaya tersebut.

Ketua Yayasan Sauti Serampang XII Sergai selaku pelaksana kegiatan, Muhammad Kheir atau yang akrab disapa Tata, mengatakan festival tersebut bertujuan melestarikan budaya Melayu, khususnya Tari Serampang XII yang merupakan karya putra daerah Sergai.

“Tari Serampang XII ini merupakan hasil kreasi putra daerah Sergai yang juga merupakan atok kami. Melalui Yayasan Serampang XII, insyaallah ke depan dengan dukungan pemerintah daerah kita bisa berkiprah di ajang yang lebih bergengsi lagi,” ujar Tata.

Dalam sambutannya, Bupati Darma Wijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Bumi Serampang sebagai wadah pelestarian budaya Melayu di Sergai.

“Atas nama Pemkab Sergai, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, dewan juri, aparat keamanan, tenaga pendukung, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” katanya.

Ia juga mengaku bangga terhadap seluruh peserta yang telah menunjukkan kreativitas dan sportivitas selama festival berlangsung.

“Festival ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga menjaga warisan budaya, mempererat persaudaraan, serta memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Darma Wijaya berharap Festival Bumi Serampang dapat terus berkembang menjadi agenda budaya dan pariwisata unggulan di Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Adapun para pemenang lomba gendang yakni Juara I Wahyudin Nur dari Tanjung Beringin, Juara II Putra dari Perbaungan, dan Juara III Muhammad Ilyas dari Stabat, Kabupaten Langkat.

Sementara untuk kategori Tari Mak Inang Pulau Kampai yang dirangkai Tari Serampang XII, Juara I diraih pasangan Ardiansyah dan Syahnas Nabila dari Timbang Deli, Kabupaten Deli Serdang. Juara II diraih Muhammad Haris Fadillah dan Lifia Mufida dari Pantai Labu, Deli Serdang, serta Juara III pasangan Habibi dan Sabila Satya Walanda dari Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Usai acara, Ketua KONI Sergai H. Usman Effendi Sitorus didampingi Kadis Parbudpora Sergai Akhyar menyampaikan dukungannya agar Tari Serampang XII semakin dikenal luas, termasuk melalui dunia pendidikan.

“Kita ingin Tari Serampang XII wajib dikenalkan mulai dari sekolah-sekolah karena tari ini berasal dari Bumi Sergai. Ke depan kita juga akan mencoba membuat Festival Tari Serampang XII tingkat nasional hingga internasional,” ujar Haji Ustor optimistis.(biet)

Share:
Komentar

Berita Terkini