SERDANG BEDAGAI – Sedikitnya 140 rumah di sejumlah kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai pun bergerak cepat dengan meninjau langsung lokasi terdampak sekaligus memastikan bantuan segera diberikan kepada masyarakat.
Wakil Bupati Sergai, Adlin Tambunan, turun langsung menemui warga terdampak di Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (6/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat yang menjadi korban bencana memperoleh perhatian dan penanganan secara cepat serta tepat.
Dalam kesempatan itu, Adlin meninjau kondisi rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan sekaligus berdialog dengan masyarakat guna mendengarkan langsung kebutuhan mendesak pascabencana. Ia juga memberikan dukungan moril agar warga tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi.
"Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terus melakukan pendataan secara menyeluruh untuk memastikan tingkat kerusakan serta kebutuhan bantuan bagi masyarakat terdampak," ujarnya.
Menurut Adlin, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga instansi terkait agar proses penanganan bencana dan penyaluran bantuan dapat berjalan secara cepat dan tepat sasaran.
"Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait agar proses penanganan dan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran," katanya.
Ia menegaskan Pemkab Sergai berkomitmen memberikan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus memastikan seluruh warga terdampak memperoleh pendampingan selama proses pemulihan.
Selain itu, Adlin juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, hindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang berpotensi membahayakan. Ikuti informasi cuaca dan segera laporkan kepada pemerintah setempat atau petugas apabila terjadi kondisi darurat," imbaunya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong royong dalam membantu warga yang terdampak, karena kebersamaan dinilai menjadi kunci mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Bupati Pastikan Bantuan Disalurkan Melalui Perbankan
Usai meninjau lokasi terdampak di Kecamatan Tebing Tinggi, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Sei Bamban. Keduanya bertemu dengan warga korban angin puting beliung di Kantor Camat Sei Bamban.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Darma Wijaya memastikan bantuan kepada masyarakat terdampak akan disalurkan melalui rekening perbankan. Kebijakan itu dilakukan untuk menjamin transparansi sekaligus mencegah terjadinya pungutan liar maupun penyimpangan dalam proses penyaluran bantuan.
"Bersama Pak Wakil Bupati kami hadir sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Bantuan nantinya akan ditransfer melalui perbankan sehingga prosesnya lebih transparan dan tidak ada potongan dalam bentuk apa pun," tegas Darma Wijaya.
Ia menjelaskan besaran bantuan yang diterima warga akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah masing-masing berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pemerintah daerah.
"Kami berharap musibah seperti ini tidak kembali menimpa masyarakat Serdang Bedagai," pungkasnya.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Sergai Rico Ebtian, Kepala Dinas Sosial dr. Aldi Saragih, Camat Sei Bamban Budiaman Damanik, serta para kepala desa setempat.
Berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, sebanyak 140 rumah di sejumlah kecamatan terdampak angin puting beliung. Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan bantuan bagi seluruh warga yang menjadi korban.
