-->

Kapolres Pelabuhan Belawan Perkuat Sinergi dengan Imigrasi Belawan, Fokus Pengawasan Kru Kapal WNA di Pelabuhan Internasional

Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru, AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Sel

Editor: PoskotaSumut.id author photo


BELAWAN – Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru, AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Selasa (21/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga dalam pengawasan warga negara asing (WNA), khususnya kru kapal berbendera asing yang masuk melalui Pelabuhan Belawan.

Kapolres hadir didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Lantas, dan Kanit Tipiter. Kedatangan rombongan disambut langsung Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas berbagai aspek tugas dan kewenangan keimigrasian di Pelabuhan Belawan, termasuk mekanisme pemeriksaan terhadap kru kapal asing serta pentingnya penguatan pengawasan terhadap lalu lintas orang asing.

Kepala Kantor Imigrasi Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menjelaskan bahwa saat ini Pelabuhan Belawan hanya melayani kapal kargo internasional, sementara kapal wisata maupun kapal penumpang internasional tidak beroperasi melalui pelabuhan tersebut.

"Tugas Imigrasi Belawan dalam kedatangan kapal kargo adalah melakukan pemeriksaan keimigrasian terhadap kru kapal yang merupakan warga negara asing. Pelabuhan Belawan saat ini hanya melayani kapal kargo internasional," ujar Eko.

Selain membahas prosedur pemeriksaan kru kapal asing, pertemuan juga menyoroti masih adanya perusahaan pelayaran yang dinilai belum optimal menjalankan tanggung jawab terhadap keberadaan warga negara asing yang turun dari kapal di Pelabuhan Belawan.

Menurut Eko, koordinasi yang solid antara Imigrasi dan Kepolisian menjadi faktor penting untuk memastikan setiap warga negara asing yang masuk ke Indonesia melalui Pelabuhan Belawan berada dalam pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menegaskan, kewenangan Kantor Imigrasi Belawan tetap berfokus pada pemeriksaan dokumen perjalanan dan status keimigrasian kru kapal warga negara asing yang datang melalui jalur laut internasional.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan bahwa penguatan sinergi dengan Polres Pelabuhan Belawan merupakan implementasi arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam meningkatkan pelayanan sekaligus pengawasan keimigrasian.

"Semangat kerja sama ini sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi melalui program Imigrasi untuk Rakyat, yakni menghadirkan pelayanan yang profesional sekaligus menjaga keamanan dan kedaulatan negara melalui pengawasan keimigrasian yang efektif," katanya.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi setelah dirinya resmi menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antarlembaga menjadi modal penting dalam menjaga keamanan kawasan pelabuhan yang merupakan salah satu pintu masuk internasional di Sumatera Utara.

"Kedatangan kami merupakan wujud silaturahmi sebagai Kapolres baru di Belawan. Kami ingin meningkatkan komunikasi dan sinergi dengan Kantor Imigrasi Belawan agar koordinasi dalam pelaksanaan tugas ke depan semakin baik," ujar Aditya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga meminta penjelasan mengenai tugas dan kewenangan Kantor Imigrasi Belawan, khususnya terkait pengawasan terhadap warga negara asing yang masuk melalui Pelabuhan Belawan.

Menutup pertemuan tersebut, Eko berharap silaturahmi yang terjalin dapat semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama antara Kantor Imigrasi Belawan dengan Polres Pelabuhan Belawan.

Menurutnya, sinergi yang kuat akan menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta efektivitas pengawasan terhadap lalu lintas orang asing di kawasan Pelabuhan Belawan sebagai salah satu gerbang perdagangan internasional Indonesia.

Share:
Komentar

Berita Terkini