KARO - Setelah sebelumnya mengungsi sebagai langkah antisipasi terhadap aktivitas Gunung Sinabung, ratusan warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, mulai dipulangkan kembali ke desa asalnya. Proses pemulangan berlangsung pada Senin(7/9/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB.
Kegiatan pemulangan dilaksanakan dari Posko Pengungsian Desa Kuta Tengah yang berada di Jambur Arih Ersada, Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, menuju Desa Kuta Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Simpang Empat turut melaksanakan pengamanan dan pengawalan bersama unsur TNI, Basarnas dan Satpol PP untuk memastikan seluruh rangkaian pemulangan masyarakat berjalan aman, tertib dan lancar.
Data awal masyarakat Desa Kuta Tengah yang tercatat dalam kegiatan pemulangan sebanyak 650 jiwa atau 208 Kepala Keluarga. Sementara berdasarkan data pengungsi yang berada di lokasi posko, tercatat sebanyak 418 jiwa, terdiri dari 210 laki-laki dan 208 perempuan, dengan berbagai kelompok usia, termasuk balita, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, pelajar serta masyarakat dewasa.
Pengamanan dan pendampingan kegiatan melibatkan 5 personel Polri, 40 personel TNI, 6 personel Basarnas dan 10 personel Satpol PP. Seluruh unsur bersinergi dalam membantu kelancaran proses pemulangan warga dari tempat pengungsian ke desa asal.
Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh instansi terkait terus memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat dalam setiap tahapan penanganan bencana.
“Kami bersama TNI dan seluruh unsur terkait melaksanakan pengamanan serta pendampingan agar proses pemulangan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan tertib. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan selalu mengikuti arahan serta informasi resmi dari pemerintah dan instansi yang berwenang,” ujar AKP Poltak Hamonangan.
Seluruh rangkaian kegiatan pemulangan masyarakat pengungsi Desa Kuta Tengah berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan kondusif, dengan tetap mengedepankan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam mengantisipasi perkembangan situasi di wilayah sekitar Gunung Sinabung.(GO2 )
