-->

Didukung Wartawan Senior dan Ratusan Insan Pers, Farianda Putra Sinik Kembali Maju Calon Ketua PWI Sumut

H. Farianda Putra Sinik, SE, menyatakan kesiapannya kembali maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara periode 2026–20

Editor: PoskotaSumut.id author photo

Ketua PWI Sumut H. Farianda Putra Sinik, SE, 

MEDAN – H. Farianda Putra Sinik, SE, menyatakan kesiapannya kembali maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara periode 2026–2031. Deklarasi pencalonan petahana tersebut mendapat dukungan sejumlah wartawan senior, pemimpin redaksi, pemilik media, serta ratusan insan pers di Sumatera Utara.

Deklarasi yang berlangsung di Cafe Kembar, Jalan Sakti Lubis, Medan, Selasa (3/11/2026), menjadi momentum penting menjelang Konferensi PWI Sumut yang dijadwalkan pada 21 November 2026 mendatang.

Sejumlah tokoh pers yang hadir di antaranya Anton Panggabean, Proklamasi Naibaho, Khairul Muslim, Rizal Rudi Surya, Agus Syafaruddin Lubis, H. Roni Simon, Zulfikar Tanjung, Eris Napitupulu, Rianto alias Anto Genk, Ngatirin, Abdul Haris Nasution, dan Idrus Pasaribu.

Di hadapan para pendukungnya, Farianda menegaskan keputusannya kembali maju bukan semata-mata untuk mempertahankan jabatan, melainkan sebagai bentuk komitmen melanjutkan pengabdian bagi organisasi wartawan tersebut.

"Saya akan maju lagi. Saya maju karena PWI Sumut ini rumah besar kita yang harus kita jaga dan kita bawa lebih baik lagi. Jabatan ini sebagai amanah dan saya siap memposisikan diri sebagai Parhobas," ujarnya.

Istilah Parhobas dalam tradisi Batak memiliki arti pelayan atau orang yang mengabdikan diri. Filosofi tersebut, menurut semangat yang disampaikan Farianda, menggambarkan bahwa seorang pemimpin organisasi harus siap melayani anggota, bukan justru ingin dilayani.

Farianda mengatakan, kepemimpinannya selama periode 2021–2026 telah meletakkan sejumlah fondasi bagi penguatan organisasi. Meski demikian, ia mengakui masih banyak pekerjaan yang perlu dilanjutkan, mulai dari pembenahan organisasi, peningkatan kompetensi wartawan, hingga menjaga marwah profesi jurnalistik di tengah perkembangan ekosistem media.

"Saya ingin PWI Sumut ini semakin baik. Masih banyak yang harus kita benahi bersama," katanya.

Dukungan terhadap pencalonan kembali Farianda juga disampaikan sejumlah pimpinan organisasi pers.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut, Eris Napitupulu, menilai Farianda memiliki kapasitas kepemimpinan untuk kembali memimpin PWI Sumut.

Senada, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut, Rianto alias Anto Genk, menyampaikan bahwa kepemimpinan Farianda tidak diragukan dan layak diberikan kesempatan kedua.

Sementara wartawan senior H. Roni Simon menyatakan dukungannya karena menilai Farianda telah banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan PWI Sumut.

Meski mendapat dukungan dari berbagai kalangan, Farianda mengingatkan agar dinamika menjelang konferensi tidak sampai merusak hubungan persaudaraan sesama insan pers.

Menurutnya, kompetisi dalam organisasi merupakan bagian dari demokrasi yang harus dijalankan secara sehat, tanpa fitnah maupun upaya saling menjatuhkan.

"Boleh berisik, tetapi tetap jaga persatuan dan jangan memfitnah. Jauhkan itu. Pesta demokrasi hanya satu hari. Jangan gara-gara satu hari lalu kita bermusuhan. Kita harus tetap kompak," pesannya.

Farianda juga memastikan akan mendaftarkan diri secara resmi kepada panitia konferensi pada Jumat (6/11/2026). Ia berharap seluruh tahapan pemilihan Ketua PWI Sumut berlangsung secara demokratis, elegan, dan bermartabat, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kandidat sesuai ketentuan organisasi.

Konferensi PWI Sumut pada 21 November 2026 mendatang nantinya menjadi penentu siapa yang akan memperoleh kepercayaan anggota untuk memimpin organisasi lima tahun ke depan.

Dengan demikian, deklarasi dukungan yang berlangsung di Cafe Kembar tersebut menjadi salah satu penanda mulai menghangatnya dinamika pemilihan Ketua PWI Sumut. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan peserta konferensi melalui mekanisme demokrasi organisasi.

Share:
Komentar

Berita Terkini