-->

Sekda Prov Sumut Tinjau Proyek Multi Years Rp.2,7 Triliun Pembangunan Jalan dan Jembatan di Siantar Simalungun

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Ir.Arif S Tri Nugroho MT didampingi Kepala Inspektorat Sumut, Lasro Marbun, Kepala BKAD, Ismael P Sinaga, K

Editor: PoskotaSumut.id author photo


MEDAN -  Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Ir.Arif S Tri Nugroho MT didampingi  Kepala Inspektorat Sumut, Lasro Marbun, Kepala BKAD, Ismael P Sinaga, Kepala Bappeda, Hasmirizal Lubis, Kepala Biro PBJ, Mulyono, Kadis Kominfo, Ilyas Sitorus, Dinas BMBK diwakili Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Marlindo. Meninjau proyek multi years rancang bangun jalan dan jembatan senilai Rp 2,7 Triliun, di Siantar dan Simalungun, Senin 15 Mei 2023.

Pada kesempatan tersebut, Sekda dan rombongan pertama meninjau pembangunan jalan di Kota Siantar, tepatnya di Jalan Ade Irma Suryani, Jalan DI Panjaitan/Gereja yang sudah dilakukan pihak Waskita Karya. Saat melakukan peninjauan, tiba-tiba Sekda mendapat telpon untuk segera berangkat ke Jakarta. Kemudian peninjauan dipimpin oleh Kepala Inspektorat Larso Marbun.


Kepada wartawan, Larso menjelaskan, hari ini pihaknya akan meninjau empat ruas jalan diantaranya Jalan Ade Irma Suryani, Jalan DI Panjaitan, Jalan Tiga Ras dan Jalan Pematang Raya. Menurutnya,  kita perhatikan dari hasil-hasil pembicaraan KPA, sebelumnya ada penambalan dan ada perencanaan baru dari Waskita Karya, Utama KSO, ada percepatan ukurannya nanti pada bulan Agustus dan September 2023, ada progres  atau selesai dalam pengertian tinggal 10 Persen sampai 20 persen dan sampai akhir Nopember dan Desember termasuk Finnising.

"Kita terus perhatikan, walaupun seluruh komponen belum selesai dalam arti penyelesaian dalam pekerjaan terdiri dari badan jalan, bahu jalan dan drainase serta marka, memang belum selurunya selesai. Tapi secara volume mereka berkomitmen, setelah saya tanya kepada pelaksana dan Managemen Kontruksi (MK), sampai garis terdepan, ternyata sampai intruksi itu. Demikian juga kita saya tanya dengan Ka UPT, bahwa itu sampai dan bahkan dari teman-teman Simalungun menyatakan bahwa ada juga percepatan. itu memang saran kita bahkan kalau di mungkinkan empat komponen itu selesai itu lebih bagus" ujar Larso


Sementara itu Kepala BKAD, Ismael P Sinaga menambahkan, percepatan pembangunan jalan,apalagi ini kebutuhan masyarakat menjadi sekala prioritas Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara melalui kegiatan pembagnunan ini, diaharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.

"Kita paham dari sisi kerusakkan jalan di Sumatera Utara sangat membutuhkan perhatian serius. Dan kepada yang sudah berjanji atau telah diperjanjikan, Waskita Karya, KSO dan seterusnya , harapan kami adalah alokasi anggaran yang sudah diersiapkan oleh Pemprovsu, betul-betul kita laksanakan. Karena, pembangunan ini sangat-sangat dibutuhkan masyarakat."terang Ismail.

Sedangkan Kepala Bappeda, Hasmirizal Lubis mengatakan,  kita berharap pekerjaan proyek multiyears ini bisa diselesaikan, sebagaimana dalam upaya kami pencapaian target Misi Visi pak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, jalan mantap mencapai 85 persen.

"Percepatan ini bisa sangat penting dalam komitmen memenuhi target yang dimaksud"ucapnya


Kadis Kominfo Provsu Ilyas Sitorus ikut menambahkan, pihaknya sudah meminta tanggapan dari masyarakat yang daerahnya terkena pembangunan jalan ini mengatakan, semuanya mengatakan berterimakasih pada Pemerintah Sumatra Utara yang mana ada diantara mereka mengatakan kalau selama ini jarak tempuh itu bisa memakan waktu empat jam. Namun, sekarang setelah jalan diperbaiki, hanya memakan waktu 30 menit saja ke kota Pematang Siantar.

"Ini merupakan harapan kita dari pemerintah Sumatera Utara, untuk bisa sama-sama menjaga keberadaan jalan ini, termasuk meberikan dukungan dalam pekerjaan-pekerjaan yang belum selesai. Dukungan masyarakat sekitar sangat dibutuhkan untuk proses penyelesaian jalan."terangnya

Ilyas yang biasa dipanggil Ncek Ly ini meminta kepada masyarakat yang kurang berkenan terkait pembangunan jalan ini, seperti contoh ada pekerjaan yang dinilai kurang beres, untuk dapat menyapaikan secara langsung disaluran kami di Dinas Kominfo dan bisa melalui WA.

"Silahkan masyarakat menyampaikan apabila melihat ada ketidakberesan pembangunan jalan ini, disaluran kami Dinas Kominfo secara langsung atau melalui WA. Ini akan kami tindaklanjuti kepada OPD atau KPA yang bersangkutan.

Sementara itu juga, Kepala Biro PBJ, Mulyono menerangkan kalau pihaknya terus melakukan pemantauan dan memonitoring. Sebab, ini merupakan pekerjaan besar Provinsi Sumatera Utara yang harus sesuai dengan yang kita inginkan. Artinya kita juga ikut memastikan, apa-apa yang diperjanjikan dalam kontrak dan apa-apa yang menjadi persyaratan teknis yang disampaikan pada proses tender itu berjalan sebagimana mestinya.

Saat ditanya apakah yang dikerjakan Waskita Karya dan lainnya apa sudah sesuai dengan dijanjikan..?, Mulyono mengatakan, "Apa yang sudah disampaikan mulai dari Inspektur dan rekan-rekan lainnya, bahwa didalam pekerjaan ini ada namanya Managemen Kontruksi (MK) yang juga memastikan, bagaimana pekerjaan itu bisa berjalan sesuai spesifikasi yang ditetapkan, 

"Hari ini kami turun bersama melakukan monitoring secara umu, kami lihat bahwa pekerjaan sudah berlangsung dengan baik, begitu juga tanggapan masyarakat dalam proyek ini dan tentu saja dengan proyek ini sudah dilaksanakan uji leb, bahwa pengujian terhadap kerja ini berlapis. Artinya, terhadap barang yang keluar dari AMP, setelah diuji baru bisa dipasang dan seterusnya. Kita Berharap bahwa, apa yang dujanjukan atau apa yang dikontrakkan dapat berjalan sebgaimana mestinya. Sehingga, harapan kita rakyat menikmati hasil pembangunan itu dapat betul-betul tercapai,"paparnya.

Kadis PU Simalungun Obeson Damanik mengucapkan terimakasih terhadap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang telah menggelontorkan anggarannya untuk Kabupaten Simalungun, terkhusus untuk jalan yang sealam ini kondisinya sudah sangat rusak berat.

Mewakili Dinas BMBK Marlindo selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menjelaskan, melihat dari pekerjaan ini, kami yakin bisa siap di bulan Agustus. Itu sesuai komitmen Waskita Karya, dimana permukaan aspalnya "Black Top" atau permukaan aspalnya hitam semuanya. 


"Itu tetap kami jaga kualitas maupun kuantitasnya melalui MK, dan kami uji dari independen."terangnya


Saat ditanya wartawan, bila ternyata komitmen yang dibuat tidak tercapai..? Marlindo menjelaskan, kalau pihak Waskita masih ada waktu sampai bulan Desember, mati kontraknya sampai Desember. Jadi, kita harus pacu mereka tetap menyelesaikan pekerjaan mereka secepatnya. 


"Dari secara keseluruhan, penyelesaian pekerjaan sudah menyampai 39 persen, Simalungun sudah 80 persen, dengan total panjang yang dikerjakan 41,8 Km, yang belum dikerjakan di Sondi Raya tinggal 3 Km lagi, Kita optimis pekerjaan ini sampai di bulan Desember mencapai 100 persen,"ucapnya 

"Pemkab Simalungun sangat mendukung dalam pembangunan jalan ini dan kita siap membantu sebagaimana disampaikan bapak Bupati yang siap membantu ketika ada masalah-masalah warga, khususnya pembebasan lahan atau gangguan-gangguan lain, kita siap. Dan harapan kita pembangunan jalan itu cepat siap pelaksanaannya, sesuai mutu dan waktunya. Jadi, dilakukan percepatan namun tetap menjaga kualitas."jelasnya. 

  

Share:
Komentar

Berita Terkini