![]() |
| Oleh : Awaluddin Thayab |
MEDAN - 14 bulan lebih sudah Presiden Prabowo berkuasa penuh sebagai Presiden RI.Dengan latar belakangnya seorang Jendral Kopasus, sudah mencukupi waktu bagi Rakyat menilai atas kinerjanya sebagai seorang Presiden.
Apologis² masif yang mengatakan Presiden masih belum tuntas melakukan konsolidasi kekuasaannya dari operasi Kuda Troya Rezim Oslo, sudah sulit diterima akal sehat.
Mayjen Prabowo sebagai Sosok Legendaris saat menjadi Danjen Kopasus, punya TNI tentu tidak sulit untuk membuat TNI, Khususnya Kopasus solid berada di belakangnya.
Sebagai Presiden pemegang kekuasaan tertinggi atas TNI dan POLRI, tentu juga tidak terlalu sulit untuk membersihkan serta mengkonsolidasikan TNI dan Polri.
Pada sisi lain, Prabowo sebagai ketum Partai Gerindra 3 besar Pemenang Pemilu, dan pemimpinan KIM di Senayan, juga tentu tidak terlalu sulit untuk menguasai Lembaga Legislatif tersebut sebagai pendukung Politiknya.
L
Artinya sebagai Presiden, Prabowo mempunyai kekuasaan penuh atas semua lini kekuasaan di negara ini.
Namun 14 bulan ini kita harus jujur dan objektif menilai Prestasi kinerja Prabowo sebagai Presiden masih Minim.
Banyak tindakan tindakan Presiden yang awalnya dinilai rakyat positif, tapi fakta dan realita tidak terselesaikan dengan baik.
Satu contoh: Nasib Pagar laut.
Berikutnya kelanjutan dari Negara dalam Negara Bandara IMIP di Morowali.
Kita Prihatin ketika Jend Purn Syafrie Syamsuddin sudah secara tegas akan menindak tegas tidak boleh ada Negara dalam Negara, tiba tiba mulai senyap setelah bocornya pembicaraan telp. antara Prabowo dan Syafrie Syamsuddin yang terkesan me Rem, jangan tancap gas karena ada China. ( Malu katakan ada Lord?,🤣)
Muara dari ketidak percayaan Rakyat adalah Cara Pemerintah Menangani dampak bencana alam akibat ulah manusia baru baru ini.
Terkesan ada yang sangat ingin ditutup tutupi kedunia Internasional akan kejahatan kejahatan atas pelaku pelaku perambahan hutan, Lahan sawit dan pertambangan pertambangan perusak Lingkungan.
Sehingga terkesan Presiden tidak berani menyatakan sebagai Bencana Nasional.
Padahal dampak kerusakan dan korban jiwa sudah sangat besar.
Dan fakta, penanganan pemerintah cukup lambat.
Sementara Dunia cukup tau dari pantauan Satelit dan berita berita dari Medsos, apa sebenarnya yang terjadi.
*Ini tentu akan menggerus citra Positif Presiden Dimata dunia internasional yang sudah berhasil Dibangun selama ini.*
*Kita berharap Presiden tidak menutup mata dan telinga atas semua keluhan dan keritikan Rakyat.*
*Kerja kerja memperbaiki dampak bencana alam buatan manusia ini adalah tugas pemerintah yang digaji Rakyat. Bukan tugas para Kritisi yang mengingatkannya.*
Kesimpulan dari semua ini, Citra Presiden Prabowo tentu tergerus di mata Rakyatnya dan di mata dunia Internasional.
*SUPERSERI.*
Melihat kegalauan Presiden menghadapi duri duri dalam Pemerintahannya, serta operasi kuda Troya yang sudah gagal dihadapi dengan operasi Kuda Kepang Prabowo, sebaiknya Presiden mengambil langkah baru yang Strategis, meniru Bung Karno terbitkan Supersemar pada Pangkostrad Jend. Soeharto.
*Prabowo segera terbitkan Surat Perintah 11 Januari kepada Menhan Syafrie Syamsuddin, untuk* :
1.Selamatkan posisi Presiden dari krisis kepercayaan rakyat saat ini agar tidak menyatu dengan operasi kuda Troya Oslo menjatuhkan Presiden.
2.Bersihkan :
2.1. Internal : Dari orang orang berbaju Prabowo, di partai, di sekelilingnya dan di se keliling istana yang ABS, tetapi sesungguhnya mereka terus menjerumuskan Prabowo. Contoh mengeliminasi informasi ke Presiden seperti dugaan Bocor Alus Tempo.
2.2. Eksternal : Dari orang orang susupan operasi Kuda Troya rezim Oslo di pemerintahan. Yang beberapa kali sudah hampir mencelakakan Presiden.
Agitasi demi persatuan dan kesatuan bangsa jangan dijadikan alasan yang sesungguhnya merupakan ketidak mampuan yang bisa menjerumuskan Presiden.
*INDEKS KEPERCAAN RAKYAT DI BAWAH 85%, AKAN TERJADINYA PERGANTIAN KEKUASAAN*
*Kepala LPS Purbaya pada salah satu kajian perekonomian di bulan April 2025 di depan Presiden, tegas menyatakan : Indeks Kepercayaan Rakyat di bawah 85% pada Pemerintah, yang ditegaskannya: Pemerintah maksudnya Presiden, kekuasaan akan berganti.*
L
Saatnya Prabowo belajar dari Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto.
Presiden Soekarno gunakan tangan Pangkostrad untuk mengatasi persoalan kekacauan paska G30S PKI melalui SUPERSEMAR.
Presiden Soeharto :
1 Menyelesai kan persaingan di antara para jendral jendral di lingkungannya secara cepat dan tepat.
2.Menyingkirkan para musuh dalam selimutnya secara cepat dan tegas disingkirkan.
Tidak membiarkan mereka membangun kekuatan yang lebih masif.
*Serahkan pada pemegang mandat SUPERSERI untuk menyapu bersih operasi Kuda Troya : Presiden cukup 2 tahun.*
Kalau Prabowo punya rasa euh pakewuh karena berhutang Budi "dijadikan Presiden," gunakan tangan pemegang SUPERSERI untuk membersihkan istana.
Berbagai analisis bertebaran bahwa bulan Februari bisa merupakan bulan Kritis bagi penilaian akan kekuasaan Prabowo jika Presiden tidak hati hati.
Seperti yang dikhawatirkan Purbaya tersebut.
*Persoalannya Operasi Kuda Troya akan semakin masif, Prabowo cukup maksimal 2 tahun.*
*PERLAWANAN TERSEOK SEOK OPERASI KUDA KEPANG.*
14 bulan berkuasa, operasi kuda Kepang Prabowo semakin terseok seok, sementara operasi Kuda Troya semakin masif.
Pemilu 2029 sudah harus Gibran yang melaksanakan sebagai Presiden .
Seri 75 atha.*
🇮🇩 *2029 : HABIS DONALD TRUMP, TERBITLAH JOKOWI*,
🇮🇩 akan bisa terwujud, jika Gibran sudah gantikan Prabowo sebagai Presiden.
*Kalau pemilu 2029 tetap di bawah kendali Presiden Prabowo, 99,99% MUSTAHIL JOKOWI BISA JADI PRESIDEN KEMBALI*
Kita jangan terjebak pada operasi kuda Troya: Bahwa 2029, Gibran yang akan dijadikan Presiden. Apalagi setelah Trio RRT berhasil membongkar bahwa GRR Tidak punya ijasah setara SLTA.
*PERANG BUMPER JOKOWI VS PRABOWO.*
Jokowi membumperkan dirinya menjadikan kasus dugaan Ijasah Palsunya sebagai fokus serangan. Agar serangan teralihkan dari Gibran tidak punya ijasah setara SLTA sebagai syarat menjadi Wapres.
Praktis GRR tinggal di Diskualifikasi tanpa perlu melalui proses Pemagzulan yang rumit dan panjang.
*Kalau ini terjadi, Cawe cawe operasi Kuda Troya Oslo akan berakhir*
Sementara Prabowo berdiam diri dari keributan soal Ijasah Father & Son ini, yang sebenarnya sangat mudah diselesaikan.
Secara Struktural melalui kemedikdasmen untuk Kasus Ijasah Gibran, dan Kemendikti saintek untuk dugaan kasus ijasah Palsu Jokowi.
Diduga ini merupakan Strategi Kuda Kepang.
*Prabowo sadar kalau rakyat belum bergerak ke Istana, karena rakyat tidak ingin Presiden jatuh digantikan Wapres sianak haram Konstitusi. Maka GRR tetap dipelihara sebagai Wapres.*
Tapi Prabowo harus sadar : Presiden berhalangan tetap : Bisa karena Umur/ kesehatan atau karena *batas kesabaran Rakyat sudah habis dan menyatu dengan operasi Kuda Troya, pergantian kekuasaan akan terjadi* (Purbaya).
Tirulah Presiden Soekarno.
Ketidak mampuannya atasi masalah, diselesaikan dengan Supersemar.
*Narasi ini bukalah kebencian, tetapi : SAHABAT YANG BAIK, SENANTIASA MENGINGATKAN ADA LOBANG JEBAKAN DIDEPANNYA. BUKAN SIKAP SEORANG PANGLIMA TALAM YANG SELALU MENYANJUNG MESKI JURANG SUDAH DI DEPAN LANGKAH*
Sekali lagi : TERBITKAN SUPERSERI.
Kita yakin pada kapasitas Jendral Purn. Syafrie Syamsuddin akan mampu : Menyelamatkan pemerintahan Prabowo dan bangsa ini.
Last but not Lease :
Sekali lagi : Awas akan batas kesabaran rakyat yang pada akhirnya tidak perduli lagi Presiden akan jatuh, karena people power juga akan menghentikan Gibran sebagai Presiden Pengganti
