MEDAN – Warga Jalan Puskesmas I Gang Wakaf I, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, mengeluhkan pembangunan drainase yang dinilai tidak tuntas. Pasalnya, saluran drainase di salah satu sisi jalan hingga kini belum dibangun sehingga kawasan tersebut masih kerap tergenang saat hujan turun.
Keluhan itu disampaikan warga saat Anggota DPRD Kota Medan, Binsar Simarmata, turun langsung meninjau lokasi bersama Lurah Sunggal Siti Arnisah dan sejumlah kepala lingkungan, Rabu (27/5/2026) sore.
“Kalau datang dari Jalan Puskesmas I, drainase di sisi kanan yang belum dibangun. Tapi kalau masuk dari arah Sunggal, yang tampak jelas sisi kirinya belum ada drainase,” ujar seorang warga kepada Binsar Simarmata.
Warga menilai pembangunan drainase di lingkungan tersebut terkesan setengah-setengah karena hanya sebagian yang telah selesai dikerjakan.
Keluhan serupa juga disampaikan Atela, seorang ibu rumah tangga yang mengaku warga sudah berulang kali menyampaikan persoalan itu, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.
“Baru-baru ini drainase di sini selesai dibangun, tapi satu sisi lagi justru tidak dibangun. Sudah sering kami keluhkan, tim juga sudah beberapa kali turun melihat, tapi kapan dibangun kami tidak tahu,” katanya.
Lurah Sunggal, Siti Arnisah, membenarkan bahwa pihak kelurahan telah berkali-kali menerima laporan warga terkait kondisi tersebut. Bahkan, menurutnya, lokasi drainase yang belum dibangun itu sangat terlihat jelas dari arah Jalan Sunggal.
“Drainase Gang Wakaf I sisi kiri memang belum dibangun, sementara sisi lainnya sudah selesai sampai ke luar lingkungan ini. Keluhan warga juga sudah kami sampaikan dan sudah pernah ditinjau,” ujarnya.
Menanggapi kondisi itu, Politisi Partai Perindo, Binsar Simarmata, meminta pihak kelurahan segera membuat surat resmi agar dapat diteruskan kepada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan.
“Segera buat suratnya. Ini akan kita koordinasikan langsung ke SDABMBK. Kenapa pembangunan drainase dilakukan terpisah-pisah, padahal tinggal satu sisi lagi yang belum selesai. Ini patut dipertanyakan,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Binsar Simarmata juga menerima keluhan jemaat HKBP Josua dan GBKP Pinang Baris terkait akses jalan menuju rumah ibadah yang hingga kini masih berupa jalan tanah dan belum memiliki lampu penerangan jalan.
Warga berharap Pemko Medan tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi segera merealisasikan pembangunan drainase dan infrastruktur lingkungan yang selama ini dinilai belum mendapat perhatian maksimal.
