LABUSEL – Satu letusan, seribu tekad. Lapangan Tembak Tathya Daraka Polres Labuhanbatu Selatan menggelegar Sabtu (6/6/2026). Bukan karena latihan, tapi karena lahirnya GARA MATA Shooting Club. Sebuah klub menembak yang sejak napas pertama sudah mengusung dua misi berat: mengukir prestasi dan menyelamatkan generasi muda dari narkoba.
Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro hadir dan memimpin pelantikan. Kehadirannya bukan basa-basi. Itu adalah komitmen Pemkab Labusel yang tak main-main: olahraga adalah senjata ganda. Menajamkan bidikan, sekaligus menguatkan karakter.
Deretan tokoh penting berbaris menyaksikan. Kapolres Labusel AKBP Aditya S.P. Sembiring, Danramil 11/Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, Pengda Perbakin Sumut Sujian Acan, jajaran Perbakin Labuhanbatu & Labusel, perwakilan KONI Labusel, hingga klub-klub menembak sewilayah. Semua sepakat: Labusel butuh ruang positif bagi anak mudanya.
Tarik Pelatuk, Buang Narkoba
GARA MATA lahir dengan deklarasi Anti Narkoba. Simbolis, tapi mengena. Karena di lapangan tembak, fokus adalah segalanya. Satu detik ragu, sasaran meleset. Begitu juga hidup. Satu langkah salah ke narkoba, masa depan bisa hancur.
“Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menyambut baik dan mendukung penuh hadirnya GARA MATA Shooting Club. Kami berharap organisasi ini mampu melahirkan atlet-atlet menembak yang berprestasi serta menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, kedisiplinan, dan semangat sportivitas,” tegas Wabup Syahdian.
Bagi Syahdian, menembak bukan soal peluru. Ini soal ketenangan, disiplin, dan tanggung jawab. Nilai-nilai yang persis dibutuhkan generasi muda untuk menolak tawaran sesat narkoba.
Kolaborasi: Peluru Terbaik Lawan Narkoba
Wabup mengingatkan, klub hebat tak akan lahir tanpa ekosistem yang sehat. Pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi olahraga, hingga masyarakat harus satu garis bidik.
“Dengan resmi dilantiknya GARA MATA Shooting Club Kabupaten Labuhanbatu Selatan, kita berharap lahir semangat baru dalam pembinaan olahraga menembak yang berkelanjutan. Lebih jauh, organisasi ini diharapkan mampu menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menciptakan generasi berprestasi yang sehat, tangguh, dan bebas dari narkoba,” ujarnya mantap.
Acara ditutup bukan dengan pidato, tapi aksi. Foto bersama, jabat tangan erat, lalu dentuman latihan perdana. Pengurus, anggota, tamu undangan, semua mencicipi dinginnya popor dan panasnya semangat.
Lewat GARA MATA, Pemkab Labusel ingin bilang begini: kalau mau menang, bidik masa depan. Jangan bidik dirimu sendiri dengan narkoba. Karena Labusel yang maju, dimulai dari pemuda yang sehat, tangguh, dan berprestasi. (Haryan Harahap).
