-->

Kapolda Sumut dan Bupati Samosir Tinjau Pengembangan Bawang Putih, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH bersama Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom meninjau perkembangan tanaman bawang

Editor: PoskotaSumut.id author photo


SAMOSIR
– Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto SIK MH bersama Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom meninjau perkembangan tanaman bawang putih di Dusun II Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk monitoring terhadap program pengembangan bawang putih yang sebelumnya telah ditanam pada 2 Mei 2026 oleh Kelompok Tani Santo Adrianus dan Kelompok Tani Lamtama.

Kedua kelompok tani tersebut merupakan penerima bantuan bibit bawang putih dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi komoditas pangan strategis.

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, pengembangan bawang putih menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung program swasembada pangan nasional sebagaimana agenda Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, peningkatan produksi komoditas pangan lokal sangat penting untuk memperkuat ketahanan pangan serta mengurangi ketergantungan terhadap kebutuhan impor.

"Program penanaman bawang putih ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan meningkatkan produksi dalam negeri, kita dapat mengurangi ketergantungan terhadap komoditas pangan dari luar," ujar Whisnu.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kapolda Sumut terhadap sektor pertanian di Kabupaten Samosir.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumut atas perhatian dan dukungannya terhadap sektor pertanian di Kabupaten Samosir. Kami berharap sinergi yang sudah terjalin dapat terus diperkuat untuk mendukung ketahanan pangan nasional," kata Vandiko.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir tengah mendorong penguatan sektor pangan, termasuk melalui rencana pembangunan gudang pangan di wilayah tersebut.

Menurut Vandiko, pengembangan bawang putih di Samosir memiliki potensi besar. Produktivitas komoditas tersebut diperkirakan mampu mencapai sekitar 20 ton per hektare apabila dikelola secara optimal.

"Varietas yang dikembangkan saat ini adalah Sangga Sembalun, varietas lokal unggul nasional yang berasal dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat," jelasnya.

Varietas Sangga Sembalun, lanjut Vandiko, memiliki potensi hasil yang baik dan dinilai cocok dikembangkan di wilayah Samosir untuk mendukung peningkatan produksi bawang putih.

Dengan kondisi geografis dan dukungan program pemerintah, pengembangan bawang putih di Samosir diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan daerah.

Share:
Komentar

Berita Terkini